Hingga pertengahan 2025

49.000 Anggota Koperasi Indonesia Tumbuh Berkembang Bersama PTPN IV PalmCo

Di Baca : 939 Kali
PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, subholding yang bernaung di bawah Holding Perkebunan PTPN III (Persero) perkuat pemberdayaan ekonomi rakyat melalui kemitraan dengan ratusan koperasi desa di berbagai wilayah Indonesia. Hingga pertengahan 2025 ini, tercatat sebanyak 139 koperasi lokal dengan lebih dari 49.000 anggota telah aktif bermitra dengan perusahaan perkebunan negara dengan komoditas sawit tersebut. (Dok. Humas PTPN IV Regional III)
 

“Keberadaan koperasi-koperasi desa yang tumbuh bersama PalmCo adalah bukti bagaimana industri sawit dapat bermitra dan menjadi stimulus ekonomi kerakyatan. Semoga dengan Koperasi Merah Putih yang digagas pak presiden PalmCo mampu memberi kontribusi lebih karena koperasinya juga sudah lebih kuat melalui penyatuan-penyatuan yang dilakukan,” tegas Jatmiko.

Salah satu contoh konkret keberhasilan kemitraan yang dibangun PalmCo tercermin pada keberadaan Koperasi Merah Putih Teratak yang berada di Desa Teratak, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, Riau. Koperasi yang dipimpin oleh Desrico Apriyus SE tersebut mampu menjelma menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa dengan berbagai aktivitasnya. Namun yang menonjol adalah, keberhasilan PalmCo membina para pengerajin disana untuk berkumpul di dalam Koperasi sehingga pembinaan dapat dilakukan secara terstruktur dan dampaknya menjadi lebih cepat dan lebih luas.

“Ada karakteristik yang berbeda di Koperasi Merah Putih Desa Teratak. Selain simpan pinjam, perdagangan, kami merupakan kumpulan pandai besi yang dibina PTPN IV sehingga mampu menjadi sentra produsen alat pertanian yang sudah merambah ke luar Riau bahkan ke manca negara,” kata Desrico.

PalmCo memang memberikan jalan tol bagi Koperasi di Desa Teratak, tidak hanya membantu dalam hal permodalan, pengembangan kapasitas, perluasan pasar, PalmCo menunjukkan keseriusannya dalam membina pengrajin pandai besi di bawah naungan Koperasi untuk menjadi pemasok alat panen satu-satunya bagi Regional III PalmCo yang ada di Riau.

“Dukungan PTPN dalam bentuk penyaluran modal kerja, pelatihan, hingga juga langsung membeli alat panen yang kami hasilkan sungguh luar biasa. Ekonomi masyarakat tumbuh karena banyak pengrajin baru yang muncul dan desa kami sekarang sangat terkenal sebagai sentra pandai besi berkualitas,” ujarnya.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar