Warga: Kawasan Overlap Buffer Zone TNTN Tak Berani Lagi Dipanen RAPP

Warga Bilang Pihak TNTN Tak Ada Sosialisasi, PT RAPP Dibilang Tanam HTI di Buffer Zone TNTN

Di Baca : 20081 Kali
Tim Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) meninjau SDN 016 Dusun Gambangan Desa Airhitam Kecamatan Ukui, Pelalawan Riau di zona inti Taman Nasional Tesso Nilo (foto kanan bawah). Foto atas dan tengah kawasan HTI PT RAPP ditanami Casia carva tak berani dipanen lagi PT RAPP kata warga karena masuk buffer zone TNTN yang seharusnya hutan alamnya dipertahankan namun tak ada lagi hutan alamnya, Rabu (16/7/2025). Foto kiri tengah Dirut PT RAPP Mulia Nauli diperiksa Satgas PKH di Kejati Riau beberapa waktu lalu. Tim Investigasi DPP TOPAN RI akan berkoordinasi dengan LSM Internasional Green Peace dan Tim Satgas PKH. (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)
 

2. Lebih kurang 2.400 ha hutan HTI Akasia mangium di Lubuk Kembang Bungo di Kenayang Lubuk Kembang Bungo lahannya juga overlap dengan TNTN pernah dibuat jalan koridor lama RAPP, hutan alam sebagai penyangga TNTN dibabat RAPP, namun 2014 diperintah Presiden Jokowi tutup jalan koridor lama itu dan dibuat jalan koridor baru tembus ke Desa Lubuk Kembang Bungo. Reboisasi dilakukan sekitar 2019 karena terbakar hebat. Direboisasi oleh Pak Ismail sebuah perusahaan reboisasi 500 sampai 1.000 ha ditanami tanaman hutan, seperti Meranti, dll. Tapi saat kami kunjungi Rabu 16 Juli 2025, reboisasi tak terawat lagi malah tumbuh subur Akasia mangium dan ditemukan banyak tinja atau kotoran berak gajah. Kata warga Lubuk Kembang Bungo, bahwa Buk Erna Sayuti dari WWF pernah turun ke masyarakat saat sosialisasi tahun 2004 lalu di Lubuk Kembang Bungo.

Maksud tim investigasi kepada Pak Mulia Nauli sebagai Dirut PT RAPP, ingin memperjelas saja sebelum terbit berita hanya ingin konfirmasi buat kepentingan publikasi jangan sampai salah tulis sekali lagi mohon maaf kalau chat kami kurang pas dibaca.

Setelah dilayangkan chat ini ke Dirut PT RAPP Mulia Naulia, beliau menjawab singkat sekali.

Kawasan buffer zone TNTN kata warga dan Kades Airhitam  yang tak terdapat hutan alam lagi berganti ditanam HTI Casia carva oleh PT RAPP sudah dipanen dua kali dan stop saat ini dibiarkan tumbuh besar. (azf)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar