Warga Bilang Pihak TNTN Tak Ada Sosialisasi, PT RAPP Dibilang Tanam HTI di Buffer Zone TNTN
2. Lebih kurang 2.400 ha hutan HTI Akasia mangium di Lubuk Kembang Bungo di Kenayang Lubuk Kembang Bungo lahannya juga overlap dengan TNTN pernah dibuat jalan koridor lama RAPP, hutan alam sebagai penyangga TNTN dibabat RAPP, namun 2014 diperintah Presiden Jokowi tutup jalan koridor lama itu dan dibuat jalan koridor baru tembus ke Desa Lubuk Kembang Bungo. Reboisasi dilakukan sekitar 2019 karena terbakar hebat. Direboisasi oleh Pak Ismail sebuah perusahaan reboisasi 500 sampai 1.000 ha ditanami tanaman hutan, seperti Meranti, dll. Tapi saat kami kunjungi Rabu 16 Juli 2025, reboisasi tak terawat lagi malah tumbuh subur Akasia mangium dan ditemukan banyak tinja atau kotoran berak gajah. Kata warga Lubuk Kembang Bungo, bahwa Buk Erna Sayuti dari WWF pernah turun ke masyarakat saat sosialisasi tahun 2004 lalu di Lubuk Kembang Bungo.
Maksud tim investigasi kepada Pak Mulia Nauli sebagai Dirut PT RAPP, ingin memperjelas saja sebelum terbit berita hanya ingin konfirmasi buat kepentingan publikasi jangan sampai salah tulis sekali lagi mohon maaf kalau chat kami kurang pas dibaca.
Setelah dilayangkan chat ini ke Dirut PT RAPP Mulia Naulia, beliau menjawab singkat sekali.



Kawasan buffer zone TNTN kata warga dan Kades Airhitam yang tak terdapat hutan alam lagi berganti ditanam HTI Casia carva oleh PT RAPP sudah dipanen dua kali dan stop saat ini dibiarkan tumbuh besar. (azf)
Tulis Komentar