Warga Bilang Pihak TNTN Tak Ada Sosialisasi, PT RAPP Dibilang Tanam HTI di Buffer Zone TNTN
Sekitar 2.400 ha lahan PT RAPP pernah overlaping dengan TNTN sebagian ditanami Acasia mangium, sebagian eucalyptus di dusun bawah Desa Lubuk Kembang Bungo dan Dusun Gambangan Desa Airhitam ditanami HTI Cassia carva di lahan overlap.
Di Dusun Gambangan Airhitam, Pak Kasim tanam sawit di eks lahan RAPP itu 20 ha punya toko pupuk dia, ada H Adus puluhan hektare sawitnya, juga Jefri juga. Warga beli lahan dari Ninik mamak Batin Putih Arifin Dahlan Desa Airhitam Ukui Pelalawan Riau.
Irwanto 6 ha dari Jateng juga tanam sawit di Dusun Gambangan, Pak Ramli hibah lahan SDN 016 Airhitam juga tanam sawit di belakang SDN 016 yang ditinjau Satgas PKH Rabu (16/7/2025).
Direktur Utama (Dirut) PT Riau Andalan Pulp and Paper (PT RAPP) Mulia Nauli, sudah dikonfirmasi Kamis (17/7/2025) oleh Tim Investigasi DPP TOPAN RI Rahman, Fahmi dan wartawan hanya ingin konfirmasi saja kalau benar apa yang dibilang warga.
Yang dipertanyakan sbb:
1. Terkait diduga penyalahgunaan lahan overlap PT RAPP di Dusun Gambangan Desa Airhitam Kecamatan Ukui Pelalawan Riau seluas lebih kurang 1.000 hektare hutan buffer zone/sabuk hijau/hutan penyangga TNTN hutan alamnya sudah dibabat PT RAPP sudah ditanami Casia carva, sudah dua kali PT RAPP panen HTI Casia carva, sekarang lahan itu dibiarkan, diserobot warga Gambangan berganti ditanami sawit oleh masyarakat. Ada sawit milik Kasim, Jefri, dll. Ini kata warga dan kami sudah turun ke lapangan mengambil bukti dokumen di lapangan Rabu 16 Juli 2025 saat Tim Satgas PKH dan tim kami meninjau SDN 016 di Dusun Gambangan tsb.




Tulis Komentar