Lebih Banyak Mudarat dari pada Manfaat

Masyarakat Minta Pemerintah Hentikan Aktivitas PT Gruti di Parbuluan

Di Baca : 1055 Kali
Masyarakat Parlilitan, Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, keberatan adanya aktivitas eksploitasi hutan yang terjadi di wilayah Tele II Kecamatan Pabuluan-Dairi, Sumatera Utara. Keberatan aktivitas di wilayah itu, sangat merusak hulu sungai untuk persawahan di Kecamatan Parlilitan. Dengan terus menebangi kayu alam (log) di hulu sungai tersebut dipastikan akan mengundang berbagai malapetaka. (ist)

Parlilitan, Detak Indonesia-- Masyarakat Parlilitan, Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, keberatan adanya aktivitas eksploitasi hutan yang terjadi di wilayah Tele II Kecamatan Pabuluan -Dairi, Sumatera Utara.

Keberatan aktivitas di wilayah itu, sangat merusak hulu sungai untuk persawahan di Kecamatan Parlilitan. Dengan terus menebangi kayu alam (log) di hulu sungai tersebut dipastikan akan mengundang berbagai malapetaka.

Demikian diungkapkan Pardomuan Simamora, warga Desa Huta Godung, Kecamatan Parlilitan, Sumut kepada Detak Indonesia, Senin, (28/7/2025).

Lewat ponselnya menyebut adanya kerusakan hutan yang terus terjadi di hulu Sungai Simonggo itu. Untuk itu, Pardomuan minta instansi terkait agar meninjau ulang izin operasional PT Gruti yang terbukti yang ada untuk wilayah kawasan Tele II itu.

Selain  mengancam masa depan petani, aktivitas penggundulan hutan di hulu sana, juga terus membunuh kelangsungan hidup tanaman kemenyan. Sedangkan Kemenyan  menjadi salah satu komoditasi unggulan dari Parlilitan sejak zaman dahulu kala.

Namun, belakangan komoditi andalan yang mendunia itu hilang drastis sejak perambahan hutan yang terjadi di seluruh kawasan hutan yang ada di Tapanuli.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar