Tersebar Di Pulau Sumatera dan Kalimantan

Lindungi 14.000 Ha HCV, Ini Langkah PalmCo Menjaga Spesies Langka

Di Baca : 579 Kali
PalmCo mengelola lebih dari 14.000 hektare kawasan HCV yang tersebar pada 96 lokasi di Pulau Sumatera (Andalas) dan Kalimantan (Borneo). Kawasan itu mencakup habitat penting bagi sejumlah spesies langka dan terancam punah, seperti Gajah Sumatera, Harimau Sumatera, serta berbagai jenis primata, unggas, dan tumbuhan endemik lainnya. (Dok. Humas PTPN IV Regional III)

Pekanbaru, Detak Indonesia -- Sebagai Subholding dari PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo memiliki wilayah operasional yang sebagian besar berada di Pulau Sumatera dan Kalimantan, dua kawasan yang dikenal sebagai lumbung utama komoditas kelapa sawit di Indonesia.

Di sisi lain PTPN IV PalmCo mengusung pendekatan keberlanjutan yang dimulai dari perlindungan kawasan hutan bernilai konservasi tinggi (High Conservation Value/HCV).

Hingga saat ini, PalmCo tercatat mengelola lebih dari 14.000 hektare kawasan HCV yang tersebar pada 96 lokasi di Pulau Andalas dan Borneo itu. Kawasan itu mencakup habitat penting bagi sejumlah spesies langka dan terancam punah, seperti Gajah Sumatera, Harimau Sumatera, serta berbagai jenis primata, unggas, dan tumbuhan endemik lainnya.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa menyampaikan bahwa perlindungan terhadap keanekaragaman hayati merupakan bagian integral dari strategi bisnis perusahaan.

“Keanekaragaman hayati yang terjaga adalah prasyarat bagi keberlanjutan produktivitas perkebunan. Dengan prinsip No Deforestation, Peat, and Exploitation sejak dua dasawarsa lalu, komitmen PalmCo sangat jelas dalam mengelola areal bernilai konservasi tinggi,” kata dia dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Pekanbaru, Rabu hari ini (13/8/2025).







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar