Ditemukan 2.500 bagus bawang merah ilegal

Penangkapan Kapal Bermuatan Bawang Ilegal oleh Satgas Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya BC 8006

Di Baca : 2329 Kali
Penangkapan kapal bermuatan bawang merah ilegal oleh Satgas Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya BC 8006, ditemukan 2.500 bags bawang merah ilegal. (Dok. Bea Cukai Dumai)

Dumai, Detak Indonesia--Bea Cukai terus berkomitmen menjalankan perannya sebagai Community Protector dan Revenue Collector yaitu melindungi masyarakat dari barang-barang yang dibatasi/dilarang serta mengamankan penerimaan negara melalui penegakan hukum di bidang Kepabeanan dan Cukai.

Kegiatan pengawasan rutin dilakukan oleh Bea Cukai untuk menjaga Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pada hari Kamis tanggal 04 September 2025, Bea Cukai melalui Tim Gabungan yang terdiri dari Direktorat P2, Kanwil DJBC Riau, Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau, Pangkalan Sarana Operasi BC Tj Balai Karimun, KPPBC TMP B Dumai, Satuan Tugas Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya BC 8006 Speed Boat BC 1017 KPPBC Dumai, telah melakukan penindakan terhadap 1 (satu) unit sarana pengangkut KM ALFATIHAH yang kedapatan membawa ±2.500 bags berisi bawang ilegal dari Kuala Linggi (Malaysia) menuju Dumai (Indonesia).

Menurut Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC TMP B Dumai, Dedi Husni adapun kronologis penindakan yaitu sebagai berikut: Berdasarkan informasi masyarakat bahwa akan ada importasi bawang secara ilegal dari Kuala Linggi (Malaysia) menuju Dumai (Indonesia) oleh sarana pengangkut KM ALFATIHAH pada hari Kamis tanggal 04 September 2025.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Satuan Tugas Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya BC-8006 beroperasi menuju perairan yang diperkirakan akan dilewati oleh kapal target dan dibantu berupa pantauan kapal target oleh Puskodal.

Sekitar pukul 19.00 WIB, Tim Satuan Tugas Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya BC-8006 menemukan KM ALFATIHAH di Perairan Tanjung Medang (02'04'06" U/101"50'18" T) untuk kemudian dilakukan penghentian dan pemeriksaan terhadap kapal tersebut.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar