Ketua KNPI Riau Sentil Kapolres Pelalawan: kondisi suaminya dalam keadaan babak belur

Polres Pelalawan Belum Beri Penjelasan Soal Tudingan Penyiksaan Tahanan

Di Baca : 3964 Kali
Iwan Sarjono Siahaan mengaku mendapat penyiksaan oknum polisi di Mapolres Pelalawan, Riau. (tsi)

Pangkalan Kerinci, Detak Indonesia--Polres Pelalawan, Polda Riau, Kamis (25/9/2025) belum juga memberikan keterangan pers soal adanya tudingan penyiksaan seorang tahanan.

Kapolres Pelalawan melalui Kasi Humasnya Tomas Bernandes yang dikonfirmasi awak media, Kamis pagi tadi (22025) hingga Kamis siang ini belum memberikan klarifikasi soal tudingan penyiksaan seorang tahanan di Mapolres Pelalawan, Riau.

Menurut Ketua DPD KNPI Riau Larshen Yunus, seorang Tahanan Sel Polres Pelalawan atas nama Iwan Sarjono Siahaan SH diduga kuat korban dari aksi kriminalisasi oleh oknum aparat Kepolisian setempat pada akhirnya berkali-kali menerima siksaan, pukulan dan penganiayaan dari beberapa Petugas di Polres Pelalawan, Riau.

Informasi tersebut menurut Ketua DPD KNPI Riau itu langsung diperolehnya dari istri Iwan Sarjono Siahaan, yang secara langsung mendatangi dan melihat kondisi suaminya dalam keadaan babak belur.

Kabarnya, aksi penganiayaan tersebut dilakukan hanya karena Iwan Sarjono belum bersedia menandatangani Surat untuk dilakukan proses tahap dua (P21) ke Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan, Riau.

Alasannya cukup masuk akal! karena bagi Iwan, segala sesuatu yang menyangkut Administrasi Perkara tersebut mesti diketahui oleh Kuasa Hukumnya, Juliana Pardosi SH MH, yang diketahui pada saat itu masih berada di luar Kota.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar