menyangkut hajat orang banyak

Larshen Yunus: Hentikan Proyek Panbil Group karena Berpengaruh pada Daerah Tangkapan Air

Di Baca : 6226 Kali
Panbil Group Buka Proyek Strategis Nasional di Batam, Relawan Prabowo Gibran: Sudah Merusak Lingkungan Hutan Konservasi. Lokasi proyek belakang Kawasan Panbil, Kota Batam, Kepulauan Riau. (tsi)
 

“Aktivitas penggundulan hutan di sana akan berdampak langsung pada menyempitnya daerah tangkapan air untuk Waduk Duriangkang. Yang pada akhirnya bakal berpengaruh pada suplai air masyarakat Batam,” katanya.

Mimpi besar Panbil Group dalam menjalankan proyek strategis Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Tanjung Sauh Batam masih disorot.

KEK Tanjung Sauh yang berada di Pulau Tanjung Sauh, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memiliki luas 840,67 hektare.

Kehadiran KEK Tanjung Sauh diharapkan bisa mempercepat penciptaan lapangan kerja, pengembangan wilayah Kota Batam dalam mendukung pengembangan ekonomi wilayah dan ekonomi nasional. 

KEK Tanjung Sauh yang diusulkan oleh PT Batam Raya Sukses Perkasa, memiliki komitmen realisasi investasi Rp199,6 triliun.

Chairman Panbil Group, perusahaan yang akan mengelola Proyek Strategis Nasional (PSN) Tanjung Sauh, Johanes Kennedy Aritonang mengatakan, Batam masih sangat menarik bagi investasi besar. 







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar