menyangkut hajat orang banyak

Larshen Yunus: Hentikan Proyek Panbil Group karena Berpengaruh pada Daerah Tangkapan Air

Di Baca : 6220 Kali
Panbil Group Buka Proyek Strategis Nasional di Batam, Relawan Prabowo Gibran: Sudah Merusak Lingkungan Hutan Konservasi. Lokasi proyek belakang Kawasan Panbil, Kota Batam, Kepulauan Riau. (tsi)
 

Salah satu proyek besar yang tengah berjalan adalah KEK Tanjung Sauh, yang diproyeksikan akan menyerap sekitar 200.000 pekerja hingga tahun 2053.

"Jadi di Tanjung Sauh diproyeksikan akan mempekerjakan sekitar 200.000 pekerja, dan kami tengah berinvestasi Rp10 Triliun tahap pertama dengan perkembangan yang ada saat ini," ujar Johanes, Selasa (22/10/2025).

Menurutnya, proyek besar ini akan menjadi pilar penting dalam penyediaan lapangan kerja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan industri di Batam.

"Dimana untuk memperkuat daya tarik kita, daya saing kita, khususnya di sektor energi," tambahnya.

Ia menyampaikan, pihaknya tengah bekerja sama dengan PLN untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan kapasitas 300 MW, guna mengatasi proyeksi defisit energi sebesar 2.000 MW hingga tahun 2030.

"Kita melihat iringan dari energi adalah iringan ekonomi dan pertumbuhan industri. Tidak mungkin ada pertumbuhan industri tanpa ditopang dari pertumbuhan energi," kata Johanes. 







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar