Bela Teman Sejawat

Ketua KNPI Riau Desak Polisi Ekspos Identitas Pelapor dan Perusahaan Kebun Kelapa Sawit

Di Baca : 3800 Kali

 

Aktivis Lulusan Kampus Universitas Riau (UNRI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu katakan lagi, bahwa sebenarnya hubungan beliau dan saudara JS biasa-biasa saja, bahkan semenjak Akta Pendirian Ormas PETIR terbit di kediaman pribadinya, dirinya sudah tidak dilibatkan lagi, JS pada akhirnya meninggalkan Ketua Larshen Yunus.

Media ini juga menelusuri soal hubungan mereka berdua semakin renggang dan jarang berkomunikasi, kendati melalui berbagai akun medsos dan whatsApp (WAG) JS kerap menyentil dan menyindir Aktivis Larshen Yunus, mulai dari soal ratusan Laporan Polisi (LP), hingga penggunaan baju orange yang dialami Ketua KNPI Riau tersebut.

Walau demikian, dalam pengakuan Ketua Larshen Yunus, sikap sentil menyentil dan acap kali disindir oleh JS seperti itu, tidak dibalasnya melainkan hanya dibawa senyum, seraya berdo'a dan meneteskan air mata.

"Walau bagaimanapun, beliau itu Kawan Saya! Teman seperjuangan Saya, dahulu semasa masih aktif sebagai Aktivis Mahasiswa, Appara JS berkhidmat sebagai wartawan investigasi, mulai dari Media Riau Persada hingga Media Online Indenpendensi dan lain-lain. Dahulu kami sangat dekat, beliau termasuk sering main ke rumah Saya. Kami selalu bertukar fikiran, saling berbagi informasi dan menjalankan hal-hal yang produktif lainnya. Tetap semangat Kawanku, Pak Alvaro!!! kenangan manis yang pernah kita lewati selalu menutupi hal-hal negatif yang selama ini terjadi. Kami disini selalu setia mendukungmu, Kawan!!!" tutur Larshen Yunus, bersama-sama Aktivis KNPI Provinsi Riau.

Sebagai informasi, bahwa penangkapan JS oleh Tim RAGA Ditreskrimum Polda Riau dilakukan di sebuah Coffee Shop, di salah satu Hotel yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Senin 14 Oktober 2025 malam.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar