Hasil Laut Diangkut ke Sumut, dan Malaysia, Bukan untuk Riau

Panipahan Lumbung Hasil Laut Riau, 38 Km Jalan Penghubung Hancur Tak Tersentuh Pemprov Riau-Pemkab Rohil

Di Baca : 3554 Kali
Sejauh lebih kurang 38 kilometer jalan dari Sungai Daun ke Kota Terapung Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) Kabupaten Rokanhilir, Riau rusak parah, tak tersentuh perhatian Pemprov Riau, Pemkab Rohil. Padahal Panipahan Lumbung Hasil Laut Riau. Namun hasil laut tak dinikmati Riau, namun diangkut ke Provinsi Sumatera Utara, dan ekspor ke Port Klang Malaysia. Ini akibat infrastruktur jalan rusak parah. (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)
 

Tim Investigasi merasakan jalan menuju Panipahan tidak pernah di perbaiki, jalan berlumpur, tanah liat, pembangunan tidak merata seperti kampung tertinggal tidak pernah tersentuh oleh pihak pemerintah.

Diketahui Panipahan adalah sebuah kelurahan di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, yang terkenal sebagai kota terapung di atas laut. Kota ini memiliki ribuan rumah yang berdiri di atas penyangga kayu, beton cor di permukaan laut, dengan jalanan sempit yang menghubungkan antar bangunan. Untuk mencapai Panipahan, pengunjung harus menggunakan perahu motor cepat (speed boat) selama sekitar 1,5 jam dari Bagansiapi-api. Biayanya Rp150.000/orang menuju Panipahan. Pada hal jalan darat pun sebenarnya bisa namun tidak pernah sama sekali pemerintah Provinsi Riau membangun jalan layak menuju Panipahan. Jalanan kini kondisi parah hanya bisa dilalui motor ban cangkul. Motor biasa dikala hujan tak bisa menembus jalan berlumpur.

Panipahan dikenal sebagai kota di atas laut yang unik, dengan rumah-rumah, kedai, dan pasar yang berdempetan di atas air bertonggak kayu dan tiang beton cor.

Warga Panipahan (narasumber) mengatakan hasil laut di espor keluar negeri ke pelabuhan Port Klang Malaysia, Singapura dan ada juga dibawa keluar Provinsi Riau yaitu Sumut (Sumatera Utara), yang terdekat Tanjungbalai Asahan yang berbatasan dengan Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Ini diungkap warga, Sabtu (18/10/2025).







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar