Kontroversi mencuat

Bupati Kampar Bungkam Hindari Wartawan Saat Ditanya Polemik Mobil Dinas dan Kebijakan yang Diambil

Di Baca : 2421 Kali
Bupati Kampar, Riau, Ahmad Yuzar.

Kampar, Detak Indonesia — Bupati Kampar, Riau Ahmad Yuzar memilih bungkam saat ditanyai awak media terkait polemik pembelian mobil dinas senilai Rp1,8 miliar. Momen tersebut terjadi usai pelantikan Ketua PGRI di Aula Kantor Bupati Kampar, Senin (20/10/2025), ketika sejumlah jurnalis mencoba mengonfirmasi isu yang tengah ramai diperbincangkan publik.

Tanpa sepatah katapun terucap ia berlalu menghindari wartawan untuk masuk mobil.

Kontroversi mencuat lantaran pengadaan mobil dinas dilakukan di tengah kebijakan efisiensi anggaran daerah. Langkah ini dinilai mencederai semangat penghematan yang digalakkan pemerintah pusat, sekaligus melukai perasaan masyarakat Kampar yang sedang menghadapi tekanan ekonomi.

Menanggapi polemik tersebut, Komisi I DPRD Kampar turut menyampaikan keprihatinan. Anggota Komisi I, Hendri Domo, menilai pengadaan mobil dinas baru di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang ditekan tidak selaras dengan kebutuhan masyarakat.

“Ini tidak memberi dampak langsung kepada masyarakat. Hal semacam ini seharusnya dikurangi,” tegas Hendri.

Ketua Komisi I DPRD Kampar, Ristanto, menambahkan bahwa anggaran pengadaan mobil dinas tersebut disetujui pada periode DPRD sebelumnya, tepatnya di masa transisi jabatan. Ia menyayangkan keputusan tersebut dan berkomitmen untuk lebih ketat dalam menyisir setiap mata anggaran pada pembahasan APBD-P 2025 dan APBD 2026 mendatang.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar