Kantongi sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO)

Sawit Berkelanjutan untuk Masa Depan

Di Baca : 3063 Kali
Hamparan sawit muda tumbuh subur mengelilingi perkampungan asri di barat Bumi Pertiwi. Kumain, begitu nama desa itu dikenal. Sebuah desa yang layak menyandang percontohan tersebut berada di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. (Dok. Humas PTPN IV Regional III)
 

Dalam kegiatan itu, Hardianto menyampaikan kepada Irwan yang didampingi Region Head PTPN IV Regional III Ahmad Gusmar Harahap dan SEVP Operation Sori Ritonga bahwa perjalanan menuju sertifikasi ini bukan perkara mudah.

Ia mengenang, proses itu dimulai sejak Mei 2024 dengan diawali dari pemetaan lahan dan identifikasi anggota. Setelah itu, koperasi melaksanakan serangkaian pelatihan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam praktik budidaya sawit berkelanjutan.

“Sejak Agustus 2024, kami rutin melakukan pelatihan dan praktik Good Agricultural Practices. Selanjutnya memasuki 2025, kami melaksanakan audit internal. Puncaknya, Mei kemarin, audit eksternal dilakukan, dan hasilnya luar biasa: zero major non-conformity. Tidak ada pelanggaran prinsip maupun kriteria RSPO,” jelasnya dengan nada bangga.

Dalam proses panjang itu, ia tak lupa menyampaikan apresiasi kepada PTPN IV Regional III dan seluruh pihak yang telah memberikan asistensi penuh sejak awal. Termasuk Unilever dan Forum Komunikasi Purna Karya Perkebunan Nusantara (FKPPN).

“Kami sangat berterima kasih atas pendampingan yang diberikan. Tanpa pendampingan dan kepedulian, akan sulit bagi kami untuk bisa sampai pada tahap ini. Komitmen mereka luar biasa, benar-benar membimbing petani hingga akhirnya kami bisa mengantongi sertifikat RSPO ini,” ujar Hadiyanto.

Meski telah meraih keberhasilan, pria murah senyum itu tak menutup mata bahwa tantangan yang mereka hadapi cukup besar. Salah satunya adalah keterbatasan sumber daya manusia.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar