Mimpi Rakyat Kepulauan Meranti Riau, Jadikan Negerinya Free Trade Zone seperti Batam

Kepulauan Meranti Semakin Terisolir, Dua Jembatan Ambruk, Skandal Pelabuhan Dorak Tak Kunjung Tuntas !

Di Baca : 3815 Kali
Skandal Pelabuhan Dorak Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti Riau, tak kunjung tuntas, pelabuhan yang dekat dengan Singapura dan Malaysia ini tak kunjung dibangun sejak 2012 era Bupati Drs Irwan Nasir MSi hingga 2025 ini. (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id/tim)

Laporan : Aznil Fajri, dari Selatpanjang, Kep. Meranti, Riau

Selatpanjang, Detak Indonesia--Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau 2025 ini semakin terisolir, terbelakang, dan tertinggal dibanding daerah kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Riau. Sebagian masyarakatnya mengakui negerinya termiskin di Provinsi Riau karena kurang perhatian Pemerintah Pusat dan Pemprov Riau.

Kalau daerah lain semakin gemerlap dan bersolek membangun di sana-sini. Tapi Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau semakin tidak diperhatikan oleh Pemerintah Pusat, dan Pemprov Riau.

Sejumlah masalah lama dan baru bertumpuk tak terselesaikan benang kusutnya. Pemerintah pusat pelit menggelontorkan dana pembangunan untuk daerah 3T (Terpencil, Terisolir, Terluar) yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia ini.

Pulau Tebing Tinggi tempat ibukota Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau dekat ke Singapura dan Malaysia.

Dua jembatannya yang runtuh beberapa waktu lalu itu, yakni Jembatan Panglima Sampul Kecamatan Tebing Tinggi Barat yang merupakan penghubung Desa Alai dengan Desa Gogok Darussalam, rubuh pada 22 Mei 2024, hingga kini belum diperbaiki. Kepala Dinas PUPR Kepulauan Meranti, Fajar Triasmoko MT tak respon dengan kondisi ini saat dikonfirmasi di kantornya di Selatpanjang, Senin (10/11/2025).

Jembatan tersebut merupakan akses terdekat menuju kota Selatpanjang ataupun sebaliknya. Jembatan yang terletak di Sungai Perumbi ini tidak hanya dilalui masyarakat Kecamatan Tebing Tinggi Barat, melainkan masyarakat dari tiga kecamatan lain, Pulau Merbau, Merbau dan Tasik Putri Puyu.

Jembatan Selat Akar dan Jembatan Panglima Sampul yang ambruk beberapa tahun lalu, di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, hingga 2025 belum diperbaiki.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar