Mimpi Rakyat Kepulauan Meranti Riau, Jadikan Negerinya Free Trade Zone seperti Batam

Kepulauan Meranti Semakin Terisolir, Dua Jembatan Ambruk, Skandal Pelabuhan Dorak Tak Kunjung Tuntas !

Di Baca : 3820 Kali
Skandal Pelabuhan Dorak Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti Riau, tak kunjung tuntas, pelabuhan yang dekat dengan Singapura dan Malaysia ini tak kunjung dibangun sejak 2012 era Bupati Drs Irwan Nasir MSi hingga 2025 ini. (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id/tim)
 

"Akan ditindaklanjuti Kementerian Perhubungan melalui KSOP Selatpanjang setelah mendapat persetujuan dari Gubernur Riau,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Meranti 2023, Piskot Ginting kepada wartawan, Selasa (4/7/2023). 

Pemkab Meranti berharap usulan tersebut nantinya dapat ditindaklanjuti Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Laut.

“Mudah-mudahan disetujui oleh kementerian terkait agar cita-cita masyarakat Kepulauan Meranti memiliki pelabuhan yang representatif terkabulkan," kata Piskot Ginting dulu.

Sementara itu Kepala KSOP Kelas IV Selatpanjang dulu Capt Leonard Natal Siahaan menyatakan surat dari Pemprov Riau baru saja mereka terima. Pihaknya sedang mempersiapkan administrasi usulan kepada Dirjen Perhubungan Laut.

Ia berjanji usulan tersebut bakal diteruskan walaupun sedikit molor dari target tahapan usulan yang telah direncanakan semula. Pasalnya jika proses usulan terlambat, maka penganggaran tidak dapat dimasukkan dalam APBN 2024.

Pelabuhan Dorak gagal dibangun, tiang pancang terbuang belum diusut tuntas aparat penegak hukum.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar