Kegiatan diikuti lebih 600 peserta dipimpin Sekretaris Daerah Riau Syahrial Abdi

PTPN IV PalmCo Tuan Rumah Puncak Peringatan K3 Provinsi Riau

Di Baca : 2426 Kali
Pemerintah Provinsi Riau menggelar apel peringatan bulan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Nasional tingkat Provinsi Riau tahun 2026, Rabu (4/2/2026). Kegiatan yang diikuti lebih dari 600 peserta dan dipimpin langsung Sekretaris Daerah Riau Syahrial Abdi tersebut dipusatkan di Region Office PTPN IV Regional III, Kota Pekanbaru, Riau. (Dok. Humas PTPN IV Regional III)
 

Sekda juga menjelaskan bahwa tantangan dunia kerja ke depan semakin kompleks, seiring perkembangan teknologi, digitalisasi, dan dinamika industri. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja dalam membangun sistem K3 yang adaptif dan berkelanjutan.

“Kita harus memastikan setiap tempat kerja memiliki standar K3 yang profesional, andal, serta didukung oleh kompetensi dan kesadaran seluruh insan kerja,” ujarnya.

Lebih jauh, dalam keterangannya usai apel, ia juga menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Riau memiliki sumber daya pengawas K3 serta sistem yang baik untuk mewujudkan zero accident. Meski begitu, ia menjelaskan bahwa kolaborasi seluruh pihak, terutama dunia usaha yang jumlahnya cukup besar di Riau harus dikedepankan.

"Kita juga melakukan penguatan di dinas tenaga kerja sendiri, fungsi-fungsi pengawasan dilakukan dengan baik. Pemerintah juga punya kewenangan mengkoordinasikan kabupaten kota, maka kinerja pengawas berikutnya harus kolaborasi dengan kabupaten kota," tutur dia.

"Begitu juga di perusahaan-perusahaannya lebih siap mempersiapkan diri dan memenuhi kebutuhan, artinya pekerjaan pengawasan kita semakin baik dan kita juga semakin mudah dalam melakukan pekerjaan, tinggal penguatan-penguatan saja," lanjut Sekda.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengapresiasi PTPN IV Regional III yang dipercaya menjadi tuan rumah peringatan Bulan K3 Nasional tingkat Provinsi Riau tahun ini. Hal tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam mengimplementasikan K3 secara konsisten, khususnya di sektor perkebunan yang memiliki risiko kerja cukup tinggi.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar