Petani Apresiasi PTPN IV Lindungi Harga Sawit Mitra Plasma Saat Gejolak Pasar
Pekanbaru, Detak Indonesia -- Petani sawit yang bermitra dengan PTPN IV PalmCo mengapresiasi komitmen perusahaan dalam menjaga stabilitas harga tandan buah segar (TBS) pada saat fluktuasi pasar yang sempat menekan harga sawit petani di berbagai daerah beberapa waktu lalu.
Ketua Koperasi Produsen Makarti Jaya, Desa Kumain, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, Hadiyanto, mengatakan petani plasma merasakan langsung manfaat pola kemitraan dengan PTPN IV, terutama ketika harga sawit di tingkat petani mengalami penurunan kala itu.
Menurut dia, saat banyak petani swadaya terdampak anjloknya harga TBS, PTPN IV tetap menyerap hasil panen petani mitra dengan harga yang lebih stabil dan jauh di atas harga pasar.
“Kami dan segenap petani mitra PTPN IV Regional III Sei Tapung sangat bersyukur menjadi bagian dari PTPN IV. Saat petani swadaya sangat terimbas dengan anjloknya harga, kami masih bisa tersenyum karena harga tetap stabil,” kata Hadiyanto di sela-sela diskusi panel menghadirkan perwakilan dari Kementerian Pertanian, BPDP, serta Aspekpir pada peluncuran buku "Setiyono, Kisah dan Rahasia Sukses Petani Sawit Plasma Transmigrasi" di Pekanbaru, Rabu (1/7/2026).
Ia menjelaskan, selisih harga pembelian TBS yang diterima petani mitra dibandingkan pabrik kelapa sawit (PKS) lain di sekitar wilayahnya cukup signifikan, yakni berkisar antara Rp600 hingga Rp1.000 per kilogram.
Perbedaan harga tersebut, lanjut dia, memberikan kepastian pendapatan bagi petani, terutama ketika produktivitas kebun sedang mengalami penurunan akibat faktor usia tanaman maupun kondisi cuaca.
Tulis Komentar