Dulu produksi berada di kisaran 16 hingga 17 ton per hektare

PTPN IV Regional III Awali 2026 dengan Kinerja Optimal

Di Baca : 2130 Kali
PTPN IV Regional III mengawali tahun 2026 dengan kinerja operasional positif. Capaian produksi pada awal tahun tercatat melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), baik di sisi on-farm pengelolaan kebun maupun off-farm atau pengolahan pabrik. (Dok. Humas PTPN IV Regional III)
 

“Upayakan HPP bisa ditekan sehingga kinerja operasional bisa lebih optimal,” ujar Ahmad Haslan.

Ia juga menyoroti salah satu inisiatif operasional yang mulai diterapkan di Regional III, yakni sistem hatch and carry, yang dinilai sebagai langkah inovatif dalam mendukung efisiensi kerja di lapangan.

“Saya senang hatch and carry menjadi salah satu inisiatif di Regional III. Pelajari dampaknya dengan baik dan laporkan hasilnya,” tambahnya.

Sementara itu, anggota OSA lainnya, Amal Bakti Pulungan, mengaku bangga melihat perkembangan kinerja Regional III yang menurutnya menunjukkan kemajuan signifikan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Ia mengenang kondisi produktivitas kebun di masa lalu yang saat itu masih berada di kisaran 16 hingga 17 ton per hektare, dan dinilai sangat sulit untuk ditingkatkan.

“Setelah saya meninggalkan PTPN V, saya merasa bangga melihat berbagai capaian yang diraih saat ini. Dulu produktivitas kalau tidak salah sekitar 16 sampai 17 ton, untuk mengangkatnya menjadi 20 ton saja sangat sulit,” ujarnya.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar