Gas Pol, PTPN IV PalmCo Sukses Tuntaskan 2.287 Ha Rekomtek PSR di Awal 2026
Menurutnya, pertumbuhan 25 persen di awal tahun menjadi indikator bahwa sistem kerja sama dan pola kemitraan yang dibangun semakin matang.
"Strategi akselerasi yang kami inisiasi berjalan pada jalur yang tepat. Kami memangkas hambatan birokrasi di lapangan, bergerak lebih cepat, dan tentunya semakin efisien dalam mengeksekusi program bersama instansi terkait," tambahnya.
Fokus pada Ketahanan Pangan dan Energi
Program PSR bukan hanya mengganti tanaman tua, melainkan bagian dari desain besar ketahanan pangan dan energi nasional. PTPN IV PalmCo menyadari bahwa banyak kebun rakyat saat ini mengalami stagnasi produktivitas akibat usia tanaman yang sudah melewati masa produktif, atau penggunaan benih ilegitim (tidak bersertifikat) di masa lalu.
Melalui pendampingan dalam program PSR, petani difasilitasi untuk mendapatkan akses dana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sawit guna meremajakan kebun mereka dengan bibit unggul bersertifikat.
"Transformasi perkebunan sawit rakyat adalah kunci mutlak untuk menjaga daya saing industri sawit Indonesia di pasar global. Kami di PalmCo tidak hanya fokus membantu proses percepatan administrasi Rekomtek hingga dana cair. Tanggung jawab kami lebih jauh dari itu, yakni mengawal implementasi Good Agricultural Practices (GAP) di lapangan," tegas Jatmiko.
Tulis Komentar