ANCAMAN SEKARANG BERUBAH

Panglima TNI: Big Data, Bisa Digunakan untuk Membunuh

Di Baca : 2843 Kali
Senjata hasil pengembangan pencurian big data yang heboh akhir-akhir ini digambarkan semacam senjata yang bisa terbang melayang mencari sasaran dengan tepat dan akurat membunuh.(foto atas ilustrasi). Foto bawah Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto didampingi Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat berada di Pekanbaru Riau, Jumat (20/4/2018).( Foto Ist/Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)

Pekanbaru, Detak Indonesia--Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto menegaskan ancaman sekarang sudah berubah. Siapa yang menguasai Big Data, maka dia akan menguasai dunia, terutama adalah perekonomian.

Hal ini ditegaskan Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto didampingi Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Pekanbaru Riau saat dilangsungkan acara Soliditas TNI-Polri di Halaman Kantor Gubernur Riau di Jalan Sudirman Pekanbaru, Jumat (20/4/2018)..

Menurut Jenderal Hadi Tjhajanto, sekarang baru era digital. Ancaman sekarang sudah berubah. Dulu ancaman adalah ancaman dari luar dan dari dalam. Operasi militer perang, dan operasi selain perang. Sekarang sudah berubah karena dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ada ancaman atas nama Proxy War, ada ancaman hibrid atau ancaman kontemporer, yang tak bisa diprediksi, mana UMP dan mana UMSP, mana yang aktor state, mana yang aktor non state. Semua sudah berbaur menjadi satu. 



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar