Loading...
Bawa Senjata Api Rakitan

Pengeroyok Anggota TNI dan Brimob Berhasil Ditangkap

Di Baca : 459 Kali
Tiga anggota TNI dan dua anggota Brimob Jambi dikeroyok sekelompok oknum anggota Serikat Mandiri Batanghari (SMB) Jambi pekan lalu dan puluhan pelaku kini sudah ditangkap dan diamankan Jumat (19/7/2019). (foto ist)

Jambi, Detak Indonesia-- Sekelompok orang yang tergabung dalam Serikat Mandiri Batanghari (SMB) yang menyerang dan merusak Kantor PT Wira Karya Sakti (WKS) di Distrik Delapan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi dan massa turut mengeroyok kepala desa beserta tiga anggota TNI dan dua anggota polisi, saat ini, Polda Jambi telah berhasil menangkap para pelaku.

Aksi penyerangan terjadi pada Sabtu lalu (13/7/2019) itu diduga dipicu keributan kelompok SMB dengan pemilik Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman Rakyat (IUPHHK-HTR) di Desa Belanti Jaya, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Jambi. Sebelumnya massa juga diduga sudah membakar lahan milik WKS yang mencapai 10 hektare.

Dalam aksinya, massa SMB juga merusak sejumlah kendaraan, mobil dan sepeda motor milik Tim Satuan Tugas Monitoring Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang memadamkan kebakaran lahan. Sejumlah penyerang menggunakan senjata api rakitan kacepek. Aksi itu sempat direkam dalam video amatir.

Akibat penyerangan tersebut, sejumlah korban luka-luka. K epala Desa setempat sempat dirawat. Begitu juga tiga orang anggota TNI dan dua orang polisi yang tergabung dalam Satgas Karhutla juga mendapat perawatan medis.

“Ada tiga orang anggota TNI dan dua anggota Polri yang terluka dalam penyerangan itu. Selain itu, ada anggota kita diancam dengan senjata api rakitan, dan ada mobil anggota kita yang dirusak,” kata Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS di Jambi, baru-baru ini.

Kapolda Jambi menegaskan, saat ini pihaknya telah mengamankan para pelaku penyerangan dan perusakan dari kelompok SMB. Selain itu, polisi mengumpulkan barang bukti dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolda Jambi mengatakan, pascapenyerangan dan pembakaran lahan, Polda Jambi dan Korem 042 Gapu Jambi telah menurunkan 100 anggota TNI dan 230 anggota Polri untuk mengamankan lokasi kebakaran dan penyerangan tersebut. Puluhan pelaku sudah ditangkap dan diamankan di Polda Jambi.(*/rls/di)



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar