Immanuel Alvaro Bhirawa

Keponakan KSAD menjuarai Kompetisi Karya Ilmiah ISIF 2020 & Raih 2 Penghargaan Sekaligus GOLD MEDAL & SPECIAL AWARD

Di Baca : 344 Kali
Foto Istimewa ( Detakindonesia.co.id)

Jakarta, Detak Indonesia - Senin 16 November 2020 - Kompetisi karya ilmiah Internasional Science and Innovation Fair (ISIF) 2020 yang di ikuti 30 Negara di Dunia dengan cara Virtual baru saja berakhir. Enam kategori yang terdiri dari, Mathematics, Physics, Energy, and Engineering Life Science, Environmental Science, Technology, Social Science, dan Teknologi. Terdapat banyak tim yang mewakili negara Indonesia pada ISIF 2020 di bidang Teknologi, salah satunya yang diwakili oleh Tim SCIENCE dari SMA Kristen Gloria 2 Surabaya, yang mampu meraih Double Award (Penghargaan Ganda) yaitu Gold Medal dan Spesial Award dari i3L.

Double Award yang berhasil diraih Tim SCIENCE dari Sekolah SMA Kristen Gloria 2 Pakuwon City Surabaya tersebut diketuai oleh Immanuel Alvaro Bhirawa yang merupakan anak pertama dari Kombes Pol. Bhiwara Braja Paksa yang saat ini menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya bidang Kamsel Korlantas Polri saat ini. 

Immanuel Alvaro Bhirawa Ketua TIM Gloria 2 

"Sedikit saya coba beri penjelasan apa itu kompetisi Karya Ilmiah International Science and Invention Fair (ISIF) 2020 ini. ISIF adalah kompetisi karya ilmiah terebesar di Indonesia yang bertaraf internasional yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) yang berkolaborasi dengan Indonesia International Institute Of Life Science (i3L). Dalam kompetisi ilmiah ini, tim saya berhasil mendapatkan Gold Medal, dan itu tidak terlepas dari dukungan semua pihak terutama solidnya Tim," Jelas Alvaro selaku ketua Tim SMA Kristen Gloria 2 Surabaya itu.

Immanuel Alvaro Bhirawa sediri merupakan keponakan kandung dari Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jendral Andika Perkasa yang saat ini manjadi orang nomor satu di Angkatan Darat. Kompetisi karya ilmiah tersebut bertujuan untuk menggali potensi dan meningkatkan minat pelajar anak bangsa di Indonesia terhadap Dunia riset yang mencakup di bidang Matematika, Fisika, Energi, Keteknikan, Life Science, Lingkungan, Sosial, dan Teknologi.

Berdasarkan keterangan singkat dari Kombes Pol. Bhirawa Braja Paksa selaku Orang tua Alvaro kepada Awak Media mengenai kompetisi Ilmiah ISIF 2020 yang di ikuti anak pertamanya itu mengatakan. "Saya selaku orang tua Immanuel Alvaro Bhirawa hanya bisa memberikan motivasi serta dorongan agar Alvaro bisa memberikan yang terbaik bersama Tim Science SMA Kristen Gloria 2 yang Ia Ketuai. Harapan saya ke depan kepada Alvaro agar terus berkarya menjadi lebih baik lagi," Ucap Kombes Pol. Bhirawa mantan Dirlantas Polda Riau itu. 

Kompetisi Karya Ilmiah ISIF 2020 tersebut mewadahi para siswa-siswi mulai dari tingkat Pendidikan SD, SMP, SMA hingga tingkat Universitas di seluruh Dunia. Pada Tahun ini ISIF 2020 diikuti 400 Tim yang berasal dari 30 Negara di Dunia yang telah lulus diseleksi terlebih dahulu, apakah karya ilmiah yang disajikan telah memenuhi standar atau tidak pada beberapa bulan lalu.

Tim Science SMA Kristen Gloria 2 Surabaya diketuai oleh Immanuel Alvaro Bhirawa yang beranggotakan Nathanael Ian Sutanto dan Matthew Sinatra Liman Noorhalim. Tim ini melakukan riset dibawah bimbingan Venansius Ryan Tjahjono sebagai peneliti independen dan Irene Listiani sebagai guru pendamping dari SMA Kristen Gloria 2 Surabaya.

Venansius Ryan Tjahjono selaku mentor dari Tim Science SMA Kristen Gloria 2 Surabaya menambahkan, "Topik yang kita ajukan di kompetisi ilmiah ISIF 2020 bertemakan Teknologi dengan judul “Predictive Software to Forecast Stock Price Movement Based on Machine Learning Approach to Support Decision-Making Process for Investors and Brokers in Indonesia”. Penelitian yang kita ajukan itu berguna untuk membantu investor dan broker untuk membuat keputusan mengenai kegiatan investasi saham di Indonesia" imbuhnya.

Keponakan kandung KASAD Jenderal Andika Prakasa ini juga menyebutkan bahwa, sebelum mengikuti kompetisi karya Ilmiah ISIF 2020. Hasil penelitian nya itu pertama kali diajukan pada lomba ASEAN Innovative Science & Entrepreneur Fair (AISEF 2020) pada tanggal 14-16 Februari 2020 yang diadakan di Surabaya. Pada AISEF 2020, Tim Gloria 2 berhasil meraih medali perunggu dan mendapatkan rekomendasi (Free Pass) untuk mengikuti ISIF 2020. 

Selanjutnya, enam bulan kemudian Tim Science SMA Kristen Gloria 2 melakukan pengembangan riset yang awalnya hanya melibatkan satu jenis data saham dan satu jenis metode menjadi enam jenis data saham dan tiga metode berbeda, dengan kerja keras serta usaha Tim Gloria 2 dan doa restu dari berbagai pihak serta suport dari orang tua. Tim Science SMA Kristen Gloria 2 Surabaya mampu meraih dua kemenangan pada ISIF 2020, yaitu medali emas pada bidang Teknologi dan i3L special award.

"Saya secara pribadi dan selaku Ketua Tim Science Gloria 2 Surabaya mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan, guru pembimbing, pihak Sekolah SMA Kristen Gloria 2 serta dan kedua orang tua serta keluarga besar, serta semua pihak yang terlibat mengucapkan "Terimakasih" semoga kedepankan di ajang kompetisi berikut nya bisa kembali mempersembahkan yang lebih baik lagi untuk Indonesia" tutup Anak Mantan Dirlantas Polda Riau itu. (Rilis)



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar