BAGAIMANAKAH PROSPEK HARGA CPO ?

Pemain Sawit Perlu Waspada !

Di Baca : 219 Kali
Kebun kelapa sawit PT Agro Abadi (foto atas) dan aktivitas pengangkutan keluar dengan truk hasil panen tandan buah segar (TBS) di kebun kelapa sawit Ayau Desa Kepau Jaya Kecamatan Siakhulu, Kampar, Riau. (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)

Jakarta, Detak Indonesia -- Harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) turun pada perdagangan pagi jelang Selasa siang hari ini (23/11/2021). Ke depan, bagaimanakah prospek harga CPO? Apakah bisa bangkit?

Dilansir CNBC Indonesia, pada Senin (22/11/2021) pukul 10.02 WIB, harga CPO di Bursa Malaysia tercatat MYR 4.964/ton. Berkurang 0,58 persen dari posisi penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Harga CPO tidak banyak bergerak akhir-akhir ini. Dalam sepekan terakhir, harga turun tipis 0,04 persen secara point-to-point. Selama sebulan ke belakang, penurunannya pun tipis saja di 0,1 persen.

Analis Komoditas Reuters, Wang Tao berpesan agar investor hati-hati saat berdagang kontrak CPO. Soalnya, ada kemungkinan harga bakal anjlok.

Sumber: Reuters

Wang memperkirakan target harga CPO hari ini ada di kisaran MYR 4.891-4.926/ton. Sementara level  resistance ada di rentang MYR 5.031-5.140/ton.

"Harga CPO sepertinya akan menguji level support MYR 4.926-4.960/ton. Ini karena harga gagal menembus titik resistance MYR 5.071/ton," sebut Wang dalam risetnya.

Sumber: Reuters

Menurut Wang, harga CPO berisiko jatuh menuju MYR 4.706/ton. Apabila kemudian harga mulai stabil, maka ada harapan untuk bangkit menuju MYR 5.251/ton.

"Akan tetapi, kalau harga CPO gagal menembus titik resistance MYR 5.024/ton, maka akan menjadi kegagalan untuk kali ketiga. Kegagalan ini bisa membuat harga bergerak ke bawah," tulis Wang.(*/di)



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar