Dipertanyakan Kenapa Pemkab Siak Tidak Merespon Surat Dirjenbun RI
Pekanbaru, Detak Indonesia--Ketua DPP LSM Perisai, Sunardi menegaskan bahwa Mei 2023, masyarakat Dayun, Gasip, Mempura, Sengkemang, Siak, Riau telah mengirimkan surat ke Kejagung RI, Kementerian ATR/BPN RI, Satgas Anti Mafia Tanah, Kanwil BPN, dan Bupati Siak, termasuk ke Menko Polhukam.
Beberapa instansi di atas sudah disurati tanda terima semuanya ada. Contoh surat yang dibawa ke Menteri ATR/BPN RI kasus di Siak, Riau antara kebun sawit masyarakat versus PT Dutaswakarya Indah (PT DSI).
Dari penjelasan yang disampaikan ke instansi terkait di atas bahwa dahulu hasil Verifikasi Lapangan, Audit, dan keterangan dari beberapa kecamatan, rekomendasi dari beberapa kecamatan, beberapa desa bahwa lahan yang bisa dikelola oleh PT DSI hanya 2.369 hektare. Itu sudah diberi surat ketetapan oleh Dirjen Perkebunan RI. Surat itu sudah ditujukan ke Pemkab Siak.
Sangat disayangkan kenapa Pemkab Siak dari sejak 2012 tidak segera merespon terhadap surat yang dibuat oleh Dirjenbun RI tersebut agar PT DSI yang mengantongi izin usaha perkebunan (IUP) 8.000 hektare setelah dilakukan evaluasi, verifikasi lapangan ternyata yang bisa dikelola hanya 2.369 hektare. Kalaulah Pemkab Siak itu tanggap dari awal mestinya tidak terjadi konflik di lapangan.
"Pertanyaan kami itu, kenapa Pemkab Siak itu tidak merespon surat Dirjenbun RI tersebut. Tentu Saya mencurigai 'ada udang di balik batu' di sini, begitu lho. Kami sudah melaporkan permasalahan ini di Kejaksaan Agung RI di Jakarta. Harapan kami itu agar konflik ini tidak berkepanjangan adalah semacam penekanan atau dipertanyakan kepada Pemkab Siak kenapa lengah ini. Ini kan tugas Pemkab Siak, ini tugas dia. Kenapa Pemkab Siak itu lengah. Sehingga kejadian-kejadian ini menjadi masalah yang tak ujung selesai sampai sekarang ini. Saya berharap dengan adanya laporan yang sudah kami layangkan beberapa bulan yang lalu 2023 ke Kejagung RI agar menjadi atensi agar Pemkab Siak dimintai keterangan kenapa ini lengah," kata Ketua DPP LSM Perisai Sunardi di Pekanbaru, Selasa (30/7/2024).

Warga berdarah-darah terluka bentrok dengan PT DSI beberapa waktu lalu di Desa Dayun, Siak.
Tulis Komentar