Kajati Riau: Kasus Kebun Sawit Dalam Tahura SSH Belum Ada Tersangka
Kajati Riau Akmal Abbas SH MH didampingi Asistel saat itu Mohamat Fakhrorozi SH, Kasidik Rio Sembiring SH, Kasipenkum Zikrullah SH MH dalam acara press release di Kejati Riau di Pekanbaru Senin (9/12/2024) menyampaikan capaian kinerja Kejati Riau dan Kejari se wilayah Riau periode Januari sampai Desember 2024.
Pada tahap penyelidikan, Kejati Riau dan Kejari se wilayah Riau terdapat 43 penyelidikan. Dan khususnya Kejati Riau terdapat 11 penyelidikan dengan rincian :
1. Dugaan tindak pidana penyimpangan pengelolaan anggaran Sekretariat DPRD Provinsi Riau periode September -Desember 2022 penanganan perkara sudah inkrah.
2. Dugaan tindak pidana korupsi Pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Tahap IV Balai Pengelolaan Transportasi Darat BPTD Klas II Riau TA 2022-2023 ditingkatkan ke penyidikan dilakukan pemeriksaan untuk menentukan alat bukti saksi-saksi sudah diperiksa masih proses.
3. Dugaan tindak pidana korupsi Pembangunan dan Pengelolaan Perkebunan Kelapa Sawit di kawasan hutan oleh PT Torganda dan PT Torus ganda di Riau. Laporan hasil penyelidikan sudah Kejati Riau kirim ke Kejaksaan Agung RI untuk selanjutnya ditentukan ke tingkat penyidikan atau diambil-alih oleh Kejagung RI. Kejati Riau masih menunggu.
4. Dugaan tindak pidana korupsi pada pekerjaan relokasi ponton dari Pelabuhan Selatpanjang pembuatan atap ponton, pembangunan tiang, jembatan ponton, termasuk supervisi internal tahun 2015 dalam tahap pengumpulan bukti-bukti.
5. Dugaan tindak pidana korupsi PT Merangkai Arta Nusantara (PT MAN) dalam pengelolaan perkebunan sawit dengan warga transmigrasi di Kecamatan Tambusai Kabupaten Rohul dalam proses pengumpulan bukti-bukti.
Tulis Komentar