Aktivis: Malah Kerap Belanja Mewah Dilakukan Secara Berulang

Efisiensi Anggaran Disuarakan Pemprov Riau Tak Sesuai di Lapangan

Di Baca : 1575 Kali
Pembelian tempat tidur mewah anggaran 2025 untuk Gubernur Riau H Abdul Wahid, sementara delapan unit mobil listrik untuk pejabat tinggi Riau 2024 lalu tak tahu lagi di mana rimbanya mobil mewah itu. (tsi)
 

20 Maret: Pembelian Tempat Tidur + Divan Rp148,4 juta.

22 November: Pengadaan Gorden & Vitrase 125 m² @Rp1,18 juta (Rp147,5 juta).

28 November: Pengadaan Karpet Cambridge 160 m @Rp1,185 juta (Rp189,6 juta).

Semua belanja ini dikerjakan CV Sultan Hamdan Halmahira melalui pemecahan paket.

TA 2025 : 12 Juni: Pembelian Matras Mewah Rp149.067.450. Gorden & Vitrase 337 m² Rp149.628.000
Karpet 115 m Rp137.734.350. 
Tiga paket ini juga dikerjakan CV Jaya Acheva Mandiri, dengan kontrak pada tanggal sama.

Benang Merah, menduga pengadaan dipisah-pisah untuk menghindari proses tender dan e-katalog, sebagaimana diatur dalam Perpres 16/2018 dan Surat Edaran LKPP Nomor 5/2024.

“Barangnya mewah, harganya tinggi, pembelian setiap tahun, dan rekanannya sama. Kontrak pun di hari yang sama. Ini pola yang perlu diusut,” sebut Idris.

Ironi mencolok terjadi pada Maret 2025, ketika Gubernur Riau Abdul Wahid mengaku hanya tidur tiga jam sehari, karena memikirkan defisit.

Cangkang sawit bernilai dolar diekspor ada puluhan perusahaan, kok Riau devisit anggaran dan tunda bayar?







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar