Sawit Berkelanjutan untuk Masa Depan
Pekanbaru, Detak Indonesia -- Hamparan sawit muda tumbuh subur mengelilingi perkampungan asri di barat Bumi Pertiwi. Kumain, begitu nama desa itu dikenal. Sebuah desa yang layak menyandang percontohan tersebut berada di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.
Saat ini, ratusan petani sawit di desa itu tengah merasakan kebahagiaan yang tak biasa. Mereka, yang selama bertahun-tahun bekerja di ladang dengan keringat dan kesabaran, kini larut dalam euforia kebahagiaan.
Koperasi Produsen Makarti Jaya, yang menaungi mereka, baru saja mengantongi sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Sebuah pengakuan internasional yang menandai bahwa sawit yang mereka hasilkan telah memenuhi prinsip-prinsip keberlanjutan.
Kian istimewa, sertifikat ini adalah yang pertama bagi petani di lingkungan Holding Perkebunan Nusantara III (Persero). Sebuah tonggak bersejarah yang bukan hanya untuk Makarti Jaya, tetapi juga untuk arah baru perkebunan rakyat di Indonesia.
“Rasanya puas, bahagia, terharu. Kerja keras setahun penuh akhirnya membuahkan hasil,” ujar Hadiyanto, Ketua Koperasi Produsen Makarti Jaya, saat ditemui di sela-sela kunjungan Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo Irwan Perangin-Angin, akhir pekan kemarin.
Irwan bersama puluhan petani sawit dari berbagai penjuru Indonesia hadir di Desa Kumain dalam rangkaian kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Petani Mitra Binaan PTPN IV PalmCo. Makarti Jaya menjadi salah satu destinasi kunjungan lapangan dalam pelatihan tersebut, selain Tani Sejahtera dan desa pengrajin besi Rumbio Jaya Steel.
Tulis Komentar