Kerugian Negara Ditaksir Rp33 Miliar Lebih per Bulan dari BBM Ilegal Jambi Masuk Riau
Tim investigasi meminta nomor seorang oknum TNI Yuda Kodim Siak, kepada supir bernama Pohan untuk dikonfirmasi, pihak supir tidak mau kasih nomor anggota Kodim Siak yang bernama Yuda tersebut. Maka sesuai kode etik jurnalistik maka terbit berita karena awak media sudah berusaha konfirmasi.
Tim investigasi menyebut kondisi ini sebagai alarm keras bahwa dugaan “mafia minyak” semakin berani, seolah-olah merasa tak tersentuh hukum.
Tim investigasi, jangan sampai aparat cuma jadi penonton ada apa sebenarnya minyak briling Jambi melintas ke Riau.
Diminta Kapolda Riau Irjen Pol DR Herry Heryawan SIK MH tangkap minyak Briling Jambi yang masuk daerah Provinsi Riau jumlahnya puluhan jangan jadi penonton saja Pak Kapolda Riau.
Masyarakat juga diminta ikut mengawasi karena aktivitas dugaan penyalahgunaan BBM ini bukan sekadar pelanggaran biasa, namun berdampak luas:
- Merugikan negara
- Mengganggu distribusi BBM resmi
- Memicu kelangkaan di masyarakat
- Merusak kepercayaan publik terhadap aparat.


Temuan sama di jalan lintas timur Lirik, Inhu Riau 2025 lalu BBM ilegal dari Jambi lancar masuk ke Riau dilaporkan ke Polsek Lirik oleh tim investigasi, tapi tidak ditindaklanjuti. (azf)
Tulis Komentar