Negara Dirugikan Publik Tagih Ketegasan Bea Cukai dan APH

Pemerintah Pusat Belum Tahu, Rokok Ilegal Banyak Beredar di Tembilahan Riau, Siapa Berani Bongkar Jaringannya?

Di Baca : 2552 Kali
Pemerintah Pusat belum tahu, Rokok Ilegal banyak beredar di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, siapa berani bongkar jaringannya? (Dok. Tim)
 

Kondisi ini dinilai menjadi celah logistik bagi masuk dan distribusinya barang-barang ilegal, termasuk rokok tanpa cukai.

Dugaan Pembungkaman Aparat?

Dalam laporan yang beredar, muncul dugaan bahwa oknum tertentu berhasil “membungkam” aparat penegak hukum dan petugas Bea Cukai. Dugaan ini tentu memerlukan pembuktian hukum yang objektif dan transparan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Bea Cukai Tembilahan walau sudah dikonfirmasi berkali-kali mau bertemu, maupun aparat kepolisian setempat terkait dugaan tersebut. Prinsip praduga tak bersalah tetap harus dikedepankan, sembari mendorong penegakan hukum yang tegas dan transparan.

Negara Dirugikan, Industri Legal Terpukul

Peredaran rokok ilegal bukan hanya merugikan keuangan negara melalui hilangnya penerimaan cukai dan pajak, tetapi juga merusak persaingan usaha yang sehat. Industri rokok legal yang taat aturan menjadi korban ketidakadilan akibat maraknya produk tanpa cukai yang dijual dengan harga jauh lebih murah.

Rahman menegaskan bahwa DPP TOPAN RI Wilayah Sumbagut akan segera melayangkan laporan resmi kepada instansi terkait dan meminta audit serta penyelidikan menyeluruh.

“Negara tidak boleh kalah oleh mafia cukai. Jika hukum masih berdiri tegak, maka seluruh jaringan yang terlibat harus diusut tuntas, termasuk aliran dananya. Jangan sampai hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas,” ujarnya.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar