Dirut PTPN IV PalmCo tegaskan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan

Jadi Benchmark Sawit Berkelanjutan, PTPN IV PalmCo Raih Pengakuan RSPO Global

Di Baca : 2482 Kali
PTPN IV PalmCo kembali memperoleh pengakuan atas komitmennya dalam penerapan prinsip tata kelola perkebunan kelapa sawit berkelanjutan pasca dilangsungkannya kunjungan studi lapangan yang dilakukan oleh Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) ke Kebun dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Cikasungka, Jawa Barat. (Dok. Humas PTPN IV Regional III)
 

"Standar baru tahun 2024 akan diterapkan secara wajib pada bulan Mei 2026 mendatang. Audit setelah bulan Mei harus menggunakan standar baru, termasuk memastikan status Independent Smallholder," tambahnya.

Lonjakan Kinerja Pasca KSO

Validasi dari pihak ketiga ini berbanding lurus dengan fundamental bisnis PTPN IV PalmCo yang semakin kokoh. General Manager Distrik Jawa Barat Banten PTPN IV Regional 1, Ardiansyah, memaparkan secara komprehensif bagaimana restrukturisasi pembentukan Sub Holding dan Kerja Sama Operasi (KSO) di tahun 2022 telah membawa turnaround positif bagi wilayah kerjanya.

Saat ini, Distrik Jabar-Banten mengelola wilayah kerja seluas 20.000 hektare lebih yang tersebar di tujuh kebun serta dua PKS (Kertajaya dengan kapasitas 60 Ton/Jam dan Cikasungka berkapasitas 30 Ton/Jam). Operasional ini didukung oleh lebih dari 2.000 tenaga kerja yang merupakan kolaborasi harmonis dari entitas PTPN I dan PTPN IV.

"Produktivitas kebun kami terus meningkat tajam. Sebelum KSO di tahun 2021, produktivitas hanya 12,8 ton per hektare. Angka ini naik menjadi 15,2 ton/ha di 2024, hingga mencapai 16,7 ton per hektar pada tahun 2025. Rata-rata kenaikan kita mencapai 1 hingga 2 ton per hektare dalam setahun," papar Ardiansyah.

Transformasi dan efisiensi operasional hulu hingga hilir ini bermuara pada lompatan laba perusahaan yang signifikan. Pasca perbaikan manajemen dan skema KSO, laba meningkat tajam menjadi Rp422,1 miliar pada 2024, dan kembali mencatatkan rekor tertinggi dalam 10 tahun terakhir pada 2025 dengan capaian Rp543 miliar.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo menegaskan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan.

“PalmCo akan terus berkomitmen menjalankan praktik bisnis yang mematuhi standar keberlanjutan yang ditetapkan oleh Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Kami meyakini bahwa kepatuhan terhadap prinsip-prinsip keberlanjutan bukan hanya menjadi tanggung jawab moral dan tata kelola, tetapi juga terbukti mampu menciptakan nilai tambah serta memberikan dampak finansial yang luar biasa dan berkelanjutan bagi perusahaan,” tutupnya. (tim)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar