Tumbuh 65 Persen, Laba Unaudited PalmCo Capai Rp6,19 Triliun
Efisiensi Jadi Motor Utama Pendongkrak Laba
Pertumbuhan laba bersih hingga 65% YoY tersebut tidak lepas dari keberhasilan program efisiensi yang dijalankan perusahaan, yang kini menjadi motor utama profitabilitas.
"Kita dapat menekan tingkat kehilangan (losses) meningkatkan rendemen minyak sawit melalui modernisasi pabrik. Serta mendorong digitalisasi proses bisnis yang mempertajam pengawasan dan pengambilan keputusan yang berorientasi kepada efektifitas dan efisiensi,” kata Jatmiko.
Dampaknya sangat jelas, Margin EBITDA perusahaan menguat di level 26,05 persen, naik 11,44 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya. Kenaikan laba tersebut juga menunjukkan lompatan pertumbuhan pada rasio Return on Asset perusahaan.
ROA Melambung Dua Kali Lipat dalam Tiga Tahun
Seiring dengan laba dan efisiensi yang meningkat tajam, indikator efektivitas pengelolaan aset atau Return on Asset (ROA) turut menunjukkan tren yang sangat positif. Realisasi ROA PalmCo menyentuh 7,9 persen, melampaui target awal perusahaan yang ditetapkan sebesar 4,9 persen.
Tulis Komentar