SPBU Pasbar Kumat Lagi, Layani Mobil dan Motor Mafia BBM Subsidi
Pasaman Barat, Detak Indonesia--
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14.263.584 yang berlokasi di Jalan lintas Kotobaru, Kecamatan Luhak Nanduo Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar disorot lantaran kerap melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) subsidi menggunakan mobil dan motor lansir diduga menggunakan tanki modifikasi, Jumat 1 Mei 2026. Penyakit ini kumat lagi setelah beberapa waktu lalu disorot Bupati Pasaman Barat Yulianto. Memacetkan lalu lintas kendaraan jalan raya di depan SPBU.
Praktik ini bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, yang melarang penggunaan mobil siluman atau disebut mobil atau motor lansir atau pengisian jerigen untuk pengisian BBM subsidi tanpa izin.
Berdasarkan hasil pantauan pada Jumat 1 Mei 2026, awak media menemukan dugaan praktik ilegal ini dilakukan secara terang-terangan, sebuah mobil lansir menumpuk di SPBU untuk pengisian bahar bakar solar subsidi dan bolak-balik ke SPBU menggunakan tanki modifikasi.
Seorang operator SPBU, terlihat mengisi bahan bakar solar subsidi ke mobil lansir. Salah satu warga setempat merasa resah adanya penimbunan bahan bakar subsidi mengungkapkan bahwa praktik ini terus berulang daei dulu hingga sekarang sudah jasi penyakit menahun sudah menjadi hal biasa dan sering terjadi, dan sudah beberapa kali media online yang menaikkan berita SPBU 14.263.584 tapi sampai saat ini tidak ada teguran, tindakan tegas dari Pertamina, atau SKK Migas dan APH setempat, seolah-olah kebal hukum seolah-olah kebal hukum.
"Kalau SPBU itu tidak usah heran pak. Setiap hari banyak warga berduyun-duyun mengisi minyak, mobil lansir dan motor lansir menumpuk di SPBU, sampai-sampai warga yang mau isi minyak pakai kendaraan motor dan mobil melintas harus menunggu lama sampai mereka selesai," ujar warga kesal sekali.

Tulis Komentar