Diskusi Publik Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional 2026

Masa Depan Pendidikan Indonesia di Tengah Ancaman Krisis Energi Global

Di Baca : 46 Kali
Sesi Foto bersama dengan para narasumber dan peserta diskusi publik. (tsi)
 

"Dalam skala nasional, krisis energi global belum mempengaruhi pendidikan Indonesia secara signifikan. Hal ini karena pemerintah terus berupaya memperkuat sektor pendidikan melalui berbagai program dan kebijakan yang mendukung pemerataan serta peningkatan mutu pendidikan," ujar Drs Mohammad Yuzar MPd.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah turut melakukan langkah-langkah efisiensi energi sebagai bentuk antisipasi terhadap tantangan energi global. Salah satu kebijakan yang telah diterapkan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau adalah penghematan penggunaan listrik di perkantoran, termasuk imbauan untuk tidak menyalakan pendingin ruangan (AC) pada pagi hari atau saat tidak diperlukan.

Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan bahwa upaya penghematan energi dapat dilakukan tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik maupun menghambat jalannya proses pendidikan. Justru, langkah-langkah efisiensi energi perlu menjadi budaya bersama sebagai bentuk tanggung jawab dalam menghadapi tantangan energi di masa depan.

Diskusi berlangsung secara interaktif yang terdiri dari mahasiswa dan civitas akademika. Berbagai pertanyaan dan gagasan disampaikan terkait kesiapan sistem pendidikan Indonesia dalam menghadapi perubahan global yang dipengaruhi oleh dinamika energi dunia.

Moderator kegiatan, Nanang Riyaldi, menegaskan bahwa diskusi ini merupakan upaya mahasiswa untuk menghadirkan ruang intelektual yang membahas isu-isu strategis bangsa.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar