LATAR BELAKANG KERUSUHAN RUTAN MAKO BRIMOB

Larang Keluarga Antar Makanan, Napi Teroris Ngamuk !

Di Baca : 3121 Kali
Medical Emergency Rescue Committe (MER-C) dan TPM (Tim Pengacara Muslim) mengadakan Konferensi Pers yang dihadiri oleh Dr Joserizal Jurnalis Sp OT selaku Presidium MER-C dan Achmad Michan SH sebagai Pembina Tim Pengacara Muslim di Kantor MER-C Jalan Kramat Lontar Jakarta Pusat, Kamis siang (10/5/2018).(Putri/Detak Indonesia.co.id).

Jakarta Detak Indonesia--Menindaklanjuti perkembangan situasi yang terjadi di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok Jawa Barat hari ini Kamis (10 /5/2018) MER-C (Medical Emergency Rescue Committe) dan TPM (Tim Pengacara Muslim) mengadakan Konferensi Pers yang di hadiri oleh Dr Joserizal Jurnalis Sp OT selaku Presidium MER-C dan Achmad Michan SH sebagai Pembina Tim Pengacara Muslim.

Menurut TPM kejadian ini ada kaitannya dengan tahanan di Nusakambangan yang sebulan lalu terjadi kerusuhan antara anggota John Kei dan napi teroris. Dari kejadian itu dilakukan pemindahan-pemindahan dan beberapa napi diisolir secara khusus tidak boleh bertemu napi lain dan hanya sendiri di suatu ruangan yang penyinarannya kurang.

Para napi yang diisolir tersebut baru bisa keluar kalau ada yang membesuk, yang menarik selama ini napi di Nusakambangan boleh dibawakan makanan oleh keluarga yang membesuk tapi saat itu tidak boleh lagi. Jadi konflik yang terjadi di Mako Brimob kurang lebih sama masalah makanan seperti yang terjadi di Nusakambangan.



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar