SEJAK DIBERLAKUKAN 2017 LALU

Peremajaan Sawit Rakyat Hingga 2020 Tak Capai Target

Di Baca : 8829 Kali
Kebun sawit tua yang tak produktif lagi di Kecamatan Tapung Kampar Riau di sela-sela ditanam bibit sawit model underplanting yang tak sesuai petunjuk teknis. (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)

Industri Sawit Tahan Banting 

Sementara Ekonom Fadhil Hasan mengakui di tengah banyaknya industri yang terpuruk akibat dampak pandemi corona (Covid-19), ternyata masih ada sejumlah industri di Tanah Air yang tahan banting. Salah satunya adalah industri kelapa sawit. Selain produknya memang dibutuhkan masyarakat, program B-30 dianggap telah menyelamatkan industri Sawit ini. Meski mengalami sejumlah kendala, industri sawit tetap bisa beroperasi cukup baik hingga saat ini. 

"Selama pandemi hingga sekarang ini, kegiatan produksi on-farm dan off-farm berjalan normal. Ada pengaruhnya iya, tapi tidak terlalu signifikan," kata Fadhil Hasan dalam zoom webinar bertema "Komoditas Sawit, Melangkah dengan Komitmen Berkelanjutan" belum lama ini.

Fadhil mengakui industri kelapa sawit memang mengalami perlambatan. Namun, fenomena tersebut bukan semata karena ada pandemi Covid-19. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab sehingga perkembangan industri sawit yang hingga kini belum berjalan baik. Pertama, kekeringan yang yang cukup lama pada 2019 akibat fenomena el Nino berpengaruh pada rendahnya kualitas buat sawit. 







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar