Sekali layar terkembang, pantang surut ke tepian

Kisah UMK Binaan PTPN V Bertahan di Tengah Pandemi

Di Baca : 418 Kali
Para mitra UMK PTPN V Riau berfoto bersama usai melaksanakan study banding ke sentra peternakan sapi di Kabupaten Pelalawan, Riau, belum lama ini. PTPN V bersama PT PNM (Persero) terus bersinergi untuk memperkuat UMK di Bumi Lancang Kuning. (ist)

Pekanbaru, Detak Indonesia -- Wajah-wajah semringah terpancar cerah meski digelayuti raut lelah. Beberapa dari mereka yang mulai termakan usia juga tak kalah menunjukkan semangat menggelora. Badai pandemi berkepanjangan tak menjadi halangan mengayuh bahtera usaha yang telah ditata. 

Suwardi, pria 52 tahun itu mengakui dua tahun ini merupakan masa tersulit yang pernah ia hadapi. Bapak tiga anak itu mungkin saja terjerembab dalam keputusasaan kala usaha yang tengah dirintisnya harus diterpa badai berkepanjangan. 

Terlebih, modal usaha yang ia tanamkan nyaris seluruhnya berasal dari pinjaman. Namun, tak pernah sedikitpun ia merasa lelah, kalah, dan tenggelam dalam ujian. 

Suwardi adalah salah satu mitra usaha mikro kecil (UMK) PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V) Riau, anak usaha holding Perkebunan Nusantara III Persero yang ada di Bumi Lancang Kuning, Provinsi Riau. Dia menjadi salah satu pelopor di kampungnya dalam memulai usaha ternak lele di Desa Sialang Kubang, Kabupaten Kampar, Riau.

Suwardi mengisahkan, pada 2019, tepat sebelum pandemi Covid-19 melanda, ia mengajukan bantuan dana bergilir dan bergulir kepada PTPN V. Program bantuan modal kerja kini disebut dengan program Pendanaan UMK. 



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar