Firdaus-Ayat Sukses Wujudkan Pekanbaru Smart City Madani
Hal ini ditandai dengan meningkatnya indeks pembangunan manusia (IPM) selama beberapa tahun terakhir. Pada 2012 nilai IPM Kota Pekanbaru sebesar 77,94, kemudian 2017 meningkat menjadi 80,17, dan selanjutnya pada 2019 nilai IPM Kota Pekanbaru mencapai 81,35, lebih tinggi dibandingkan dengan IPM Provinsi Riau (73,00), Provinsi DKI Jakarta (80,76) dan IPM Nasional (71,92).
Tahun 2020 IPM Kota Pekanbaru sebesar 81,32 (riau.bps.go.id) dengan rincian : Pengeluaran perkapita sebesar 14,43 juta pertahun.Usia harapan hidup sebesar 72,34 tahun. Rata-rata lama sekolah selama 11,68 tahun.
Sebagai perbandingan IPM Provinsi Riau sebesar 72,71; DKI Jakarta 80,76; IPM Nasional 71,92; IPM Malaysia 80,04 dan Singapura 93,5.
Tingginya nilai IPM Kota Pekanbaru didukung oleh peningkatan kinerja indikator pembentuk antara lain pada aspek kesehatan, usia harapan hidup yang terus meningkat dari tahun 2012 sebesar 71,51 tahun, kemudian meningkat menjadi 71,75 tahun pada tahun 2017, dan tahun 2019 meningkat menjadi 72,22 tahun.
Sedangkan pada aspek pendidikan, angka harapan lama sekolah, pada 2012 sebesar 13,83 tahun, kemudian meningkat sebesar 14,93 tahun pada 2017, dan pada 2019 meningkat menjadi 15,37 tahun. Angka rata-rata lama sekolah pada 2012 sebesar 10,88 tahun kemudian 2017 meningkat sebesar 11,21 tahun, dan pada 2019 meningkat menjadi 11,43 tahun, di atas wajib belajar 9 tahun. Pencapaian angka rata-rata lama sekolah di Kota Pekanbaru lebih baik dibandingkan dengan Provinsi Riau 9,03 tahun dan Nasional 8,34 tahun.
Namun demikian untuk peningkatan angka rata-rata lama sekolah minimal 9 tahun dan wajib belajar 12 tahun harus didukung oleh sektor pendidikan secara universal. Sedangkan dari aspek ekonomi, pengeluaran perkapita 2012 sebesar Rp13,805 juta/tahun, meningkat menjadi Rp14,547 juta per tahun pada 2017. Sedangkan pada 2019 pengeluaran perkapita meningkat menjadi Rp15,206 juta/tahun.
Tulis Komentar