Anthony Hamzah bantah pernah meminta uang sebesar Rp13 miliar dan Rp40 miliar

Sidang Lanjutan Anthony Hamzah, Saksi Ungkap Malam Kelam Perusakan dan Penjarahan Barak Karyawan

Di Baca : 2409 Kali
Suasana sidang lanjutan Anthony Hamzah di PN Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau, Kamis malam (22/4/2022). (ist)

Namun saat kericuhan itu terjadi, Basken sempat melihat salah satu massa memakai baju Kopsa-M. Hal ini memperkuat dugaan bahwa benar massa adalah utusan dari Anthony Hamzah.

Namun sebelum mengosongkan rumah tersebut, Baskem diberi kesempatan untuk menghubungi pimpinannya. Akhirnya ia menghubungi salah satu pimpinannya. Namun belum selesai menceritakan hal yang terjadi, Hendra Sakti kembali memerintahkan anggotanya mematikan lampu.

"Saya langsung berlari menjemput istri dan anak saya. Akhirnya malam itu kami mengungsi ke Balai Desa Pangkalan Baru," ujarnya.

Keesokan harinya bersama petugas Polres Kampar, pihaknya kemudian kembali ke rumah tersebut. Alangkah terkejutnya rumah tersebut sudah porak poranda. Bahkan tidak sedikit harta benda para karyawan dijarah oleh para pelaku.

"Saya kehilangan harta benda saya. Saya perkirakan ada Rp157 juta. Perhiasan, dan barang-barang saya habis dijarah," katanya.

Dia tidak mengetahui penyebab penyerangan itu terjadi. Bahkan sejak bekerja tahun 2009 baru pertama kali kejadian itu terjadi. 







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar