BIASANYA PENDAKI, SIANG HARI TAK ADA DI PUNCAK LAGI

Erupsi Gunung Marapi, Total Korban Meninggal Dunia 23 Jiwa

Di Baca : 3197 Kali
Tim gabungan menyelamatkan pendaki Gunung Marapi di Kabupaten Agam Sumbar, 5 Desember 2023. (Dok. Humas BNPB)
 

Begitu sudah muncul matahari pagi di puncak gunung api, biasanya pada pukul 07.30 WIB itu cuaca di atas puncak terasa sangat panas seperti di atas puncak Gunung Sinabung pada tahun 1986 lalu pendaki dari Komapal Universitas Panca Budi Medan (UNPAB) Medan termasuk awak media ini, segera turun ke kaki gunung Sinabung di Desa Bakera Kabupaten Tanah Karo Sumut. Tidak boleh berada di puncak gunung api sampai siang hari karena pasti udaranya sangat panas di puncak gunung api.

Para pendaki membawa penunjuk jalan orang kampung Desa Bakera yang paham jalur ke puncak Sinabung. Dengan menerapkan kewaspadaan ini mudah-mudahan pendakian gunung api aman dan lancar.

Sementara Gunung Marapi Sumbar meletus siang hari. Gunung Marapi di Sumatera Barat yang berstatus Waspada tiba-tiba meletus dahsyat pada Ahad (3/12/2023) pukul 14.53 WIB. Hujan abu dan pasir menjebak puluhan pendaki yang berada di sekitar puncak gunung dan 23 orang di antaranya telah ditemukan meninggal dunia. (rls BNPB/azf)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar