Cairkan Kredit Miliar Lebih, Kejati Riau Diminta Usut Bank Plat Merah di Riau
Pekanbaru, Detak Indonesia-- Himpunan Mahasiswa Juang Riau (Himaju-Riau) meminta Kejati Riau mengusut isu dugaan pemberian kredit di sektor Pertanian dan Kehutanan kepada sebuah KUD oleh sebuah bank plat merah di Riau yang mencapai miliaran lebih.
Hal ini disampaikan Penanggung Jawab Himaju Riau selaku Koordinator Umum Aksi, Andri Kurniawan saat berorasi di Kejati Riau, Senin siang (4/11/2024).
Menurut Andri Kurniawan, akhir-akhir ini BUMD menjadi topik hangat di kalangan Publik Riau, bagaimana tidak Badan Usaha Milik Daerah tersebut ternyata diduga menjadi sarang koruptor dengan modus operandi bekerja sama dengan para pengusaha atas penerbitan kredit di atas kawasan hutan, yang nanti hasil dari kredit yang dicairkan akan dibagi-bagi sesuai porsi kerjanya.
KUD yang berada di Kabupaten Rokan Hilir menjadi salah satu objek permasalahan yang sampai saat ini tidak tersentuh hukum, lahan yang luasnya lebih kurang ratusan hektare yang diakadkan pada September 2022 menjadi pertanyaan besar publik, dikarenakan dari keseluruhan lahan yang dicairkan kreditnya, hampir separuh itu masuk dalam kawasan hutan, bagaimana bisa pihak bank plat merah yang dipimpin oleh oknum bisa mencairkan dana puluhan milyar rupiah tersebut.
Ada dugaan pimpinan bank plat merah Riau itu bekerja sama dengan Ketua KUD yang sekarang menjadi tersangka dan ditahan di Kejaksaan Negeri Bengkalis, dengan persoalan yang sama, ini melakukan kerja sama dalam mencairkan kredit terhadap KUD tersebut, mulai dari tidak adanya survey keseluruhan di lapangan, manipulasi dokumen sampai dengan manipulasi mutasi rekening tanpa sepengatahuan dari para nasabah, diduga praktik ini dilakukan oleh oknum bank plat merah bersama dengan ketua KUD dan sampai detik ini pelanggaran hukum ini tidak tersentuh hukum. Memang betul kata pepatah kuno, sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga itulah yang menimpa Ketua koperasi dan beberapa petinggi bank plat merah dengan persoalan yang serupa dengan masalah di bank plat merah. Sama-sama mencairkan kredit di sektor pertanian dan kehutanan dengan pemalsuan dokumen dan memutasikan dana di rekening nasabah tanpa sepengetahuan debitur.

Tulis Komentar