Raih SPE-GRK Perdana di Indonesia

Menteri Lingkungan Hidup Usul PTPN IV PalmCo Manfaatkan Peluang Trading Carbon Pasar Internasional

Di Baca : 1502 Kali
Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq mengunjungi pembangkit tenaga biogas cofiring Lubuk Dalam, Siak, Riau, Sabtu (10/5/2025). PTBg di bawah pengelolaan PTPN IV PalmCo tersebut meraih lompatan tinggi usai berhasil mengantongi SPE-GRK pertama di Indonesia sektor industri perkebunan, yang mengukuhkan PTPN IV PalmCo dalam program dekarbonisasi nasional. (Dok. Humas PTPN IV Regional III)
 

Untuk itu, ia pun meminta kepada Sekjen Gapki Hadi Sugeng agar langkah yang ditempuh PTPN IV PalmCo dapat ditiru dan direplikasi kepada seluruh perusahaan perkebunan sawit nasional.

"Harapannya, kita bersama Pak Sekjen Gapki bisa ditularkan kepada perusahaan perkebunan di Indonesia. Kenapa, karena ini adalah langkah konkret untuk mengatasi isu-isu negatif global," ujarnya.

Ia juga meminta agar perusahaan lainnya dapat belajar dari PTPN IV PalmCo, dengan berkunjung dan belajar langsung dari PTBg Cofiring Lubuk Dalam untuk mempelajari serta memperoleh SPE-GRK ini. Mantan Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan itu mengakui tidak mudah menyusun dan melengkapi seluruh tahapan hingga memperoleh sertifikat dalam bentuk elektronik tersebut.

"Ini tidak gampang, tapi teman-teman PTPN IV bisa. Sekjen Gapki bisa inisiasi teman-teman lainnya untuk belajar dari sini," tuturnya.

Lebih jauh, Hanif turut berpesan kepada PTPN IV agar dapat mendaftarkan sertifikat tersebut atau listing ke pasar perdagangan karbon nasional dan internasional.

"Nanti teman-teman PTPN bisa lakukan dual listing, pasar karbon Indonesia dan gold standar, sehingga dapat memperkuat revenue," imbaunya.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar