Efisiensi Anggaran Disuarakan Pemprov Riau Tak Sesuai di Lapangan
Pekanbaru, Detak Indonesia--Defisit anggaran sebesar Rp1,76 triliun pada APBD 2025 seharusnya menjadi sinyal darurat untuk berhemat. Namun, di lapangan Pemprov Riau kembali mengadakan pembelian kasur mewah di tengah berkecamuknya perekonomian isu devisit anggaran, tunda bayar, dan banyak alasan aneh-aneh Pemprov Riau. Delapan mobil listrik seharga Rp1,3 miliar yang dibeli 2024 lalu untuk pejabat Riau, tak tahu lagi kemana lenyapnya mobil itu sekarang.
"Pengadaan belanja barang dilakukan pola pemecahan proyek dengan menggunakan rekanan yang sama"
"Efisiensi anggaran kerap disuarakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau justeru menyisakan jejak belanja mewah yang berulang dan terstruktur," kata Direktur Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Benang Merah Keadilan, Idris pada wartawan, Rabu (22/8/2025).
Penelusuran Benang Merah Keadilan mengungkap pembelian 1 unit matras mewah untuk Gubernur Riau senilai Rp149.067.450 pada Juni 2025, saat Gubernur Riau H Abdul Wahid beberapa waktu melansir tentang devisit anggaran dan tunda bayar.

Fakta ini hanya puncak dari rangkaian transaksi yang menunjukkan pola pengadaan serupa selama dua tahun terakhir.
TA 2024 : Tanggal 19 Maret: Pemprov membeli 2 unit Sofa Set Meja @Rp63,5 juta (total Rp127 juta) dan 1 unit Sofa Set Elegan seharga Rp64,5 juta.


CPO melimpah dolar di pelabuhan Dumai Riau, kok Riau devisit dan tunda bayar?
Tulis Komentar