Minta APH , ESDM, Metereologi Tera dan Sidak SPBU 14.263.584

SPBU di Kinali Pasaman Barat Sering Kehabisan BBM Subsidi, Kenapa Ya?

Di Baca : 2373 Kali
SPBU di Kinali Pasaman Barat Sumbar sering kehabisan BBM subsidi. Pengendara pelintas sering kecewa karena BBM subsidi sering habis. (azf)

Kinali, Detak Indonesia--Salah satu wilayah di Sumatera Barat yang kaya akan potensi agribisnis, agrobisnis, dan tambang ilegal, Kinali, Kabupaten Pasaman bArat, Sumbar, belakangan ini menghadapi masalah serius yakni kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Seharusnya Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi seperti biosolar dan Pertalite di SPBU peruntukannya seharusnya untuk masyarakat umum bukan untuk perorangan yang memperkaya diri pribadi dan perusahaan.

Keluhan masyarakat terkait antrean panjang di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) semakin sering terdengar, dengan dugaan kuat bahwa BBM bersubsidi justru mengalir ke pelaku industri besar, perkebunan besar, dan kelompok usaha yang seharusnya tidak berhak menerima fasilitas subsidi.

Salah satu pengisian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di jalan lintas Sudirman Sariak Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat nampak mobil antrean sampai ke jalan dan mengakibatkan terganggunya arus lalu lintas dan banyaknya mobil pelangsir mengantre di SPBU tersebut untuk mendapatkan BBM bersubsidi.

"Kami sering melihat truk-truk besar dan kendaraan operasional perusahaan yang mengisi BBM bersubsidi di SPBU," ujar salah seorang warga Pasaman Barat yang enggan disebutkan namanya. Fenomena ini memunculkan pertanyaan besar mengenai pengawasan distribusi BBM di wilayah tersebut.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar