Minta APH , ESDM, Metereologi Tera dan Sidak SPBU 14.263.584

SPBU di Kinali Pasaman Barat Sering Kehabisan BBM Subsidi, Kenapa Ya?

Di Baca : 2378 Kali
SPBU di Kinali Pasaman Barat Sumbar sering kehabisan BBM subsidi. Pengendara pelintas sering kecewa karena BBM subsidi sering habis. (azf)
 

Kelangkaan BBM menyebabkan antrean panjang di SPBU. Warga harus mengantre berjam-jam untuk mendapatkan BBM. Melambungnya harga di pasar gelap, solar subsidi yang dijual ke pasar gelap dengan harga jauh di atas harga resmi.

Terganggunya aktivitas ekonomi, di mana angkutan umum dan nelayan kecil terpaksa mengurangi aktivitas akibat keterbatasan bahan bakar subsidi karena habis dibeli pelansir dengan harga di atas harga subsidi di SPBU.

Lembaga Tim Operasional Penyelamat Aset Negara DPP TOPAN RI Wilayah Sumbagut Rahman sorot persoalan SPBU Sariak sering BBM Subsidi habis di wilayah lintas Sudirman Desa Sariak Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat tentu banyak yang dirugikan terutama para pelintas dan pengguna jalan lintas apakah ini dikoordinir oleh oknum tertentu. Lihat saja sepanjang jalan sekitaran SPBU Sariak warung warung banyak jual BBM subsidi pakai jerigen harga tentu mahal, darimana lagi kalau tidak dari SPBU ini.

"Kami minta kepolisian, ESDM, dan Metereologi untuk sidak dan bertindak tegas SPBU Sariak ini. Kita lihat apakah SPBU ini ditera atau tidak. Jangan SPBU, kurang pengawasan Pertamina sampai merugikan masyarakat seolah olah pembiaran," ungkap Rahman.

Lanjut lagi perbuatan penyalahgunaan BBM dan kegiatan pelangsiran atau penimbunan dapat dijerat dengan sanksi pidana berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (UU Migas). 







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar