Aparat di Rokan Hilir Tutup Mata, Kayu Gergajian Mengalir ke Gudang Kayu Bagansiapi-api

Hutan Senepis Terus Dibabat, Gudang Kayu Gergajian Nyonya di Jalan Bintang Bagansiapi-api Kota, Tampung Kayu Ilegal

Di Baca : 3974 Kali
Hutan Senepis di perbatasan Dumai-Rohil terus dibabat kayu gergajian mengalir ke sejumlah gudang kayu di Bagansiapi-api, Kabupaten Rokanhilir, Riau, hingga akhir Desember 2025 ini. (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)

Bagansiapi-api, Detak Indonesia--Hutan Senepis merupakan bentang alam seluas ± 322.183,74 hektare dengan tutupan hutan, sungai, dan mangrove yang berada di Kabupaten Rokan Hilir dan Kota Dumai, Provinsi Riau. Bentang alam ini awalnya merupakan rumah bagi Harimau Sumatera, namun alih fungsi hutan menyebabkan rusaknya habitat satu-satunya spesies harimau yang tersisa di Indonesia.

Sebab 55,97 persen lansekap Senepis telah didominasi oleh perizinan korporasi. Dominasi ini yang kemudian menyebabkan banyaknya kerusakan lingkungan hidup, termasuk karhutla seperti pernah terjadi di lansekap Senepis.

Pemerintah Indonesia, melalui KLHK dan aparat penegak hukum lainnya, menegaskan komitmen untuk menutup celah perusakan hutan dari hulu sampai ke hilir. Hingga penghujung 2025, adanya temuan tim investigasi hasil laporan masyarakat terkait gudang kayu gergajian penampungan atau pendistribusian kayu diduga hasil pembalakan liar dalam kawasan hutan, Jalan Bintang Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Jumat (26/12/2025).

Awak media dan tim investigasi menelusuri jalan menuju Desa Sungai Nyamuk Kecamatan Sinaboi, di dalam perjalanan nampak dari jalan, di Gang Teguh ada gudang kayu gergajian, berpagar seng sekeliling, pengangkut kayu gergajian barusan drop kayu gergajian ke gudang Nyonya, tim datangi gudang, terlihat di dalam gudang pekerja beraktivitas bongkar kayu dari becak motor barang, kalau dilihat lokasi dari depan seperti rumah ruko, tapi di halaman belakang ada gudang dipagari seng untuk menutupi penumpukan kayu kayu yang berkualitas, nampak plang bertuliskan Gudang Kayu AHONG, menjual bahan bahan bangunan kayu, tripleks dll, dan tidak nampak izin resmi gudang pendistribusian penampungan kayu. Dokumen kayu gergajian yang dipasok dari hulunya di hutan Senepis juga tidak ada.

Salah satu warga dikonfirmasikan kayu kayu tersebut mengatakan didatangkan dari luar, pakai mobil dumptruck Coldiesel pakai tutup, di sini banyak gudang kayu di belakang ini ada nama Faisal, disini sambil tunjuk gudang kayu namanya Nyonya datang langsung saja bang ke gudang itu, demikian info warga inisial R.

Gudang Kayu Nyonya di Bagansiapi-api Kabupaten Rokanhilir Riau dan gudang lainnya bertaburan dibiarkan aparat berwenang.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar