Kisah Ibu-ibu di Bibitan Sawit PTPN V:

Mengangkat Ekonomi di Tengah Pandemi

Di Baca : 1511 Kali
Heddina, pekerja bibitan kelapa sawit KSO PTPN V Riau, bersama PPKS Medan, saat bertemu dengan CEO PTPN V Jatmiko K Santosa di Dumai, baru-baru ini. (Foto Humas PTPN V)

Tidak hanya berdampak pada pemberdayaan masyarakat sekitar, bibit sawit unggul tersebut juga disediakan tidak hanya terbatas untuk kebun sendiri dan kebun plasma. Namun, juga bagi para petani sawit swadaya. Bahkan, petani yang membeli bibit secara satuan tetap dilayani.

"Harapannya, walau ditengah pandemi, perusahaan dapat terus produktif, yang dengannya masyarakat sekitar juga dapat terus bekerja dan memperoleh pendapatan. Untuk itu, saya mintakan agar terus menjaga protokol kesehatan dengan disiplin," pinta Jatmiko.

"Kemudian dengan melepas bibit ini, semoga kita dapat membantu kebutuhan masyarakat akan bibit sawit yang baik, mendorong percepatan PSR, demi mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional," tutupnya.

Bibit sawit unggul yang dikembangkan Perusahaan merupakan varietas DxP 540 dan DxP SMB. Memiliki potensi produktivitas mencapai 29 ton per hektare, telah dilengkapi sertifikat dari PPKS dan Dinas Perkebunan Provinsi Riau, serta harga yang dilepas ke para petani juga lebih terjangkau dibandingkan dengan harga pasaran.(*/di) 



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar