2025, Bank BTN memiliki pelayanan kelas dunia

Transformasi BTN Sebagai Bank Tabungan di Era Digital

Di Baca : 9541 Kali
Gedung Postspaarbank di Weltevreden (kini Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat) pada tahun 1925 - 1930, (sumber foto: Wikimedia). 

Dari pameran tersebut tercatat 3.000-4.000 aplikasi dengan nilai Rp1,3-1,4 triliun. Hal ini menurutnya menjadi langkah awal transaksi rumah dari offline menjadi online, dan bisa mempersingkat prosesnya.

"Angka yang berkunjung dan diputus jadi kredit memang masih kecil sekali, tapi sebagai hal awal yang belum pernah ada, ini menurut saya luar biasa. Ini langkah awal shifting konvensional menuju online," ujarnya.

Dengan upaya transformasi digital BBTN menutup lebih dari 100 lebih outlet yang rata-rata merupakan kantor kas, yang biasanya digunakan untuk perpanjangan transaksi.

Dia menegaskan transaksi fisik di kantor cabang masih tetap ada, terutama di luar Pulau Jawa, namun sebagian besar telah berpindah ke mobile, ATM, ataupun internet banking.

Meski fokus pada digitalisasi dan meningkatkan transaksi secara online, BBTN belum berencana fokus menjadi bank digital.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar