Misteri Kinerja Satgas Terpadu Operasi Kebun-Kebun Ilegal

Rp107 Triliun Potensi Pendapatan Pemprov Riau Hilang, Termasuk dari Kuansing

Di Baca : 500 Kali
Ist

Talukkuantan, Detak Indonesia--Kendati Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Terpadu Operasi Kebun-Kebun ilegal di Provinsi Riau adalah Wakil Gubernur Edy Natar Nasution, tak membuat kasus dan permasalahan kehilangan potensi pendapatan sebesar Rp107 triliun per tahun terselesaikan.

Sebagaimana ulasan di beberapa media lainnya, bahwa di Wilayah Provinsi Riau terdapat 1,4 juta hektare kebun kelapa sawit ilegal/nonprosedural atau mencuri aset Negara dan dari hal itu lebih kurang Rp107 triliun potensi pendapatan hilang percuma, bahkan tak tahu entah sampai ke kantong siapa.

Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus dan sorotan aktivis Peduli Lingkungan, Kehutanan dan Perkebunan yang terhimpun di Rumah Besar Presidium Pusat GAMARI-Kantor Hukum Satya Wicaksana.

Ditemui pada saat berada di salah satu pinggiran Kota Telukkuantan, Rabu (6/10/2021) Ketua GAMARI sampaikan, bahwa dilema maupun misteri atas kasus tersebut sebahagian berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar