Meminta KPK periksa Dirut PT PHR, Bupati Rokan Hilir dan Kadis DLH Rohil

Geruduk Kantor Pertamina, MERIAM-JAKARTA Desak Dirut PHR Dicopot

Di Baca : 433 Kali
Mahasiswa Riau Egaliter Menggugat (MERIAM-JAKARTA), Kamis (13/1/2022) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Pertamina di Jakarta. Massa juga meminta KPK periksa Dirut PT PHR, Bupati Rokan Hilir dan Kadis DLH Rohil, Riau. (ist)

Jakarta, Detak Indonesia--Mahasiswa Riau Egaliter Menggugat (MERIAM-JAKARTA), Kamis (13/1/2022) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Pertamina di Jakarta. Aksi ujuk rasa berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB di Kantor Pertamina Jakarta.

Aksi unjuk rasa berlangsung lancar dengan dikawal pengamanan sejumlah petugas kepolisian. 

Menurut Koordinator Lapangan Amin AR, dalam aksi itu pihaknya meminta PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melakukan peninjauan ulang terkait kerjasama dengan PT Rifansi Dwi Putra (RDP) selaku perusahaan rekanan operator Blok Rokan mulai dari PT Chevron Pacific Indonesia dahulu sampai PT PHR yang sekarang, karena diduga PT RDP menggunakan pemasok tanah urug yang dilakukan oleh PT Batatsa Tunas Perkasa (BTP) sedangkan BTP diduga tidak mengantongi izin usaha pertambangan operasi produksi (IUP OP). 

“Mendesak PT PHR memutuskan kerjasama dengan PT RDP agar dalam proses pemboran PT PHR terhindar dari menggunakan tanah urugan yang kami duga ilegal. Karena berdasarkan informasi per 30 Desember 2021 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hilir Riau telah menutup lokasi pertambangan Galian C yang tanahnya digunakan untuk urugan proses pemboran sebagaimana tersebut di atas, karena PT BTP belum ada izin lingkungan,” ungkap Amin AR lagi.



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar