Warga Dayun yang Bentrok Berdarah Vs Security PT DSI Minta Perlindungan Hukum Kapolres Siak

Puluhan Anak Petani Takut Pergi Sekolah, Pasca Bentrok Berdarah di Dayun Siak

Di Baca : 3682 Kali
Peristiwa bentrok berdarah security sewaan PT DSI menyerang pos keamanan warga Dayun Kamis sore lalu (5/1/2023) saat kunjungan Presiden ke Riau. Tiga tersangka penyerang ditangkap Polres Siak, satu warga yang patah tulang kaki dan tulang tangan inisial MS

Kuasa Hukum PT DSI, Suharmansyah SH MH yang dikonfirmasi wartawan di Mapolres Siak Senin (9/1/2023) menegaskan bahwa saat terjadi bentrok Kamis lalu (5/1/2023) bahwa security PT DSI tidak didibekali parang, yang punya pentungan.

"Bukan menyerang tapi bela diri, yang memulai melakukan kekerasan tersebut adalah Makmur Pardede yang sudah di tahan Polres Siak.," kata Suharmansyah SH MH.

Tentang adanya video saat security PT DSI menyerang warga terlebih dahulu saat pemanen sawit PT DSI memanen sawit M Dasrin, Suharmansyah SH MH menegaskan bahwa video ini mengusir para perampok dan pencuri TBS sekaligus mengamankan senjata para perampok.

Ada barang bukti parang panjang, alat panen sawit dodos dan egrek yang diamankan polisi dijelaskan Suharmansyah bahwa ini barang yang dicuri serta sajamnya yang disita, sengaja disisipkan di pokok sawit.

Kuasa Hukum PT DSI Suharmansyah SH MH







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar